Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Bisnis

Saham Nvidia Jatuh, Wall Street Terguncang Meski Banyak Saham Lain Naik

Jensen Huang salah satu pendiri dan CEO Nvidia Corp memegang chip akselerator AI perusahaan untuk pusat data saat berbicara di Nvidia AI Summit Japan di Tokyo Jepang pada hari Rabu 13 November 2024 SoftBank Group Corp akan menjadi pelanggan Nvidia pertama yang membangun superkomputer berdasarkan desain Blackwell baru dari pembuat chip tersebut sebuah langkah untuk memenuhi permintaan yang meningkat di negara yang ingin mengejar ketertinggalan dalam kecerdasan buatan Fotografer Akio KonBloomberg via Getty Images
Jensen Huang, salah satu pendiri dan CEO Nvidia Corp., memegang chip akselerator AI perusahaan untuk pusat data saat berbicara di Nvidia AI Summit Japan di Tokyo, Jepang, pada hari Rabu, 13 November 2024. SoftBank Group Corp. akan menjadi pelanggan Nvidia pertama yang membangun superkomputer berdasarkan desain Blackwell baru dari pembuat chip tersebut, sebuah langkah untuk memenuhi permintaan yang meningkat di negara yang ingin mengejar ketertinggalan dalam kecerdasan buatan. Fotografer: Akio Kon/Bloomberg via Getty Images

Newestindonesia.co.id, Saham chip raksasa teknologi Nvidia mengalami salah satu penurunan terbesar sejak musim semi tahun lalu, menyeret pasar saham AS lebih rendah pada hari Kamis (26/2). Penurunan tajam ini terjadi meskipun banyak saham lainnya di Wall Street justru mencatat kenaikan.

Pergerakan ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap prospek pertumbuhan sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI) dan ketidakpastian yang terus membayangi ekonomi global.

Nvidia: Penurunan Terburuk dalam Beberapa Bulan

Saham Nvidia turun tajam mencapai sekitar 5,5%, mencatat hari perdagangan terburuk sejak April lalu. Penurunan ini berdampak signifikan pada indeks S&P 500, di mana saham Nvidia sendirian bertanggung jawab atas lebih dari 80% penurunan indeks tersebut.

Analis pasar mengatakan bahwa meskipun Nvidia melaporkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang kuat pada kuartal terakhir, optimisme terhadap teknologi AI mulai mereda. Banyak investor mulai mempertanyakan apakah hype AI masih sejalan dengan potensi keuntungan jangka panjang perusahaan-perusahaan teknologi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Investor sedang mengevaluasi kembali ekspektasi mereka terhadap pertumbuhan di sektor teknologi tinggi, khususnya dalam AI. Ini menciptakan volatilitas di saham-saham yang sebelumnya menjadi motor pasar,” ujar Maria Thompson, Analis Senior di MarketWatch Insights.

Dampak pada Indeks Saham

Pada penutupan perdagangan:

  • S&P 500 turun sekitar 0,5%, sebagian besar karena tekanan dari Nvidia.
  • Nasdaq Composite juga melemah sekitar 1,2%.
  • Sementara itu, Dow Jones Industrial Average justru mencatat kenaikan tipis sekitar 17 poin, mencerminkan kinerja lebih baik dari saham industri dan non-teknologi.

Meskipun begitu, data perdagangan menunjukkan bahwa lebih banyak saham yang naik daripada yang turun secara keseluruhan, tanda bahwa sentimen pasar masih campur aduk antara optimisme dan kekhawatiran.

Baca juga:  Raih Award, BNI Xpora Sukses Di Ajang SME Development Program Of The Year 2025

Faktor Eksternal yang Memengaruhi Pasar

Selain tekanan dari sektor teknologi, komoditas lain seperti minyak mentah juga mencatat pergerakan harga yang sensitif terhadap dinamika geopolitik. Isu hubungan antara Amerika Serikat dan Iran dalam pembicaraan nuklir ikut mempengaruhi harga minyak global dan sentimen investor.

Data tenaga kerja terbaru menunjukkan klaim pengangguran sedikit meningkat, namun tetap berada pada level yang relatif rendah secara historis — ini memberi sinyal ekonomi AS masih stabil meskipun menghadapi tantangan dari sektor teknologi dan perdagangan global.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Tim kuasa hukum aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) meminta aparat penegak hukum menelusuri pihak yang membuat dan menyebarkan...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, PT Pertamina (Persero) kembali menggelar program Mudik Bersama pada 2026 dengan mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Harapan”. Dalam program tersebut, perusahaan energi milik...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kepolisian menegaskan bahwa foto yang disebut-sebut sebagai wajah pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS)...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Perusahaan teknologi raksasa Meta Platforms dilaporkan tengah mempertimbangkan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang berpotensi memangkas hingga 20 persen dari total tenaga kerja...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, PT United Family Food (UNIFAM), produsen berbagai produk makanan ringan, menyiapkan sejumlah strategi bisnis untuk mendorong pertumbuhan perusahaan pada 2026. Perusahaan akan berfokus...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Harga minyak dunia melonjak hingga sekitar $100 atau setara dengan Rp1.680.000 per barel, sementara pasar saham global mengalami penurunan tajam seiring meningkatnya kekhawatiran...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Indonesia resmi menetapkan pedoman pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di dunia pendidikan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tujuh menteri....

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Keluhan warganet mengenai sulitnya mendapatkan layanan ojek online (ojol) belakangan ramai di media sosial. Banyak pengguna mengaku harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan...

Advertisement