Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Bisnis

Laba Bank Mandiri (BMRI) Melonjak 18,85%, Beban Bunga Turun Jadi Penopang Utama

Livin' By Mandiri. Foto: Dok. Istimewa

Newestindonesia.co.id, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau Bank Mandiri kembali mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada awal 2026. Emiten berkode saham BMRI tersebut berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih yang signifikan seiring meredanya tekanan beban bunga dan membaiknya kualitas biaya kredit perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan hingga April 2026, laba bersih Bank Mandiri secara individual atau bank only mencapai Rp18,05 triliun. Nilai tersebut tumbuh 18,85% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara bulanan, laba bersih perseroan pada April 2026 tercatat sebesar Rp4,47 triliun. Walaupun mengalami koreksi tipis sekitar 5,15% secara month to month (mtm), capaian empat bulan pertama tahun ini tetap menunjukkan penguatan profitabilitas yang cukup agresif.

Kinerja tersebut menjadi sorotan pasar karena pada periode yang sama tahun lalu Bank Mandiri menghadapi tekanan besar dari lonjakan biaya dana atau beban bunga. Saat itu, pertumbuhan laba perseroan hanya naik tipis sekitar 0,77% yoy akibat kenaikan beban bunga yang mencapai lebih dari 28%.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun situasi pada 2026 mulai berubah. Beban bunga Bank Mandiri justru turun sekitar 0,89% yoy menjadi Rp14,04 triliun. Penurunan ini memberikan ruang yang lebih besar bagi perseroan untuk menjaga margin keuntungan di tengah persaingan penghimpunan dana perbankan yang masih ketat.

Menariknya, penurunan beban bunga tersebut terjadi di tengah kenaikan dana mahal berupa deposito yang melonjak hingga 52,24% yoy menjadi Rp474,93 triliun. Hal ini menunjukkan kemampuan perseroan dalam menjaga efisiensi biaya pendanaan sekaligus mempertahankan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Selain faktor biaya bunga, pertumbuhan laba Bank Mandiri juga didukung oleh menurunnya beban provisi atau pencadangan kredit. Perseroan berhasil mencatat penurunan beban provisi sebesar 17,07% yoy. Kondisi tersebut membuat rasio biaya kredit atau cost of credit (CoC) berada di bawah target manajemen konsolidasi yang sebelumnya dipatok pada kisaran 0,6% hingga 0,8%.

Baca juga:  Cara Daftar QRIS Untuk Usaha Perorangan: Panduan Lengkap 2025

Di sisi lain, sumber pendapatan non-bunga atau fee based income juga menunjukkan penguatan signifikan. Pendapatan berbasis komisi Bank Mandiri tercatat naik 21,94% yoy menjadi Rp7,36 triliun hingga April 2026. Kenaikan tersebut ikut menopang pertumbuhan laba perusahaan di tengah dinamika suku bunga dan likuiditas industri perbankan nasional.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kinerja keuangan yang membaik tersebut turut tercermin pada indikator profitabilitas perusahaan. Return on Asset (ROA) Bank Mandiri tercatat sebesar 2,43%, sementara Return on Equity (ROE) mencapai 20,60% hingga April 2026.

Sebelumnya, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, mengatakan peningkatan kinerja perusahaan tidak terlepas dari pertumbuhan aktivitas transaksi digital masyarakat melalui berbagai platform layanan perseroan.

Dalam keterangannya, Novita menyebut, “Laba bersih Bank Mandiri tumbuh 16,7% secara tahunan menjadi Rp8,9 triliun hingga Februari 2026, seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi digital masyarakat melalui Livin’ by Mandiri yang turut mendorong pertumbuhan pendapatan berbasis komisi.”

Bank Mandiri juga terus memperkuat transformasi digital sebagai salah satu mesin pertumbuhan utama. Hingga Februari 2026, volume transaksi melalui platform Livin’ by Mandiri mencapai lebih dari 738,7 juta transaksi atau tumbuh sekitar 28% yoy.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selain layanan ritel digital, platform wholesale digital Kopra by Mandiri juga mencatatkan pertumbuhan yang cukup tinggi. Pendapatan berbasis komisi dari Livin’ by Mandiri tumbuh 45,3% yoy menjadi Rp625 miliar, sedangkan Kopra by Mandiri naik 29,3% yoy menjadi Rp421 miliar.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit Bank Mandiri tetap tumbuh agresif. Hingga Februari 2026, kredit perseroan mencapai Rp1.513,1 triliun atau naik 15,7% yoy. Sementara penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp1.644,8 triliun atau tumbuh 16,3% yoy.

Baca juga:  Perusahaan Rugi, Tantiem Tetap Diminta: Presiden Prabowo Angkat Suara

Analis pasar melihat kinerja Bank Mandiri masih memiliki prospek positif ke depan. Sejumlah lembaga riset menilai kemampuan perseroan menjaga kualitas aset, efisiensi operasional, serta pertumbuhan kredit menjadi faktor penting yang menopang fundamental BMRI di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Riset Ciptadana Sekuritas Asia sebelumnya juga mempertahankan rekomendasi BUY untuk saham BMRI dengan target harga Rp6.150 per saham. Menurut analis, rendahnya biaya kredit dan efisiensi operasional menjadi penopang utama pertumbuhan laba perseroan sepanjang 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dengan kombinasi pertumbuhan kredit yang tetap kuat, penguatan transaksi digital, serta menurunnya tekanan beban bunga, Bank Mandiri dinilai berada dalam posisi yang cukup solid untuk menjaga momentum pertumbuhan bisnis hingga akhir tahun.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Berita Lainnya

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Perumda Paljaya memperkuat layanan pengelolaan air limbah domestik dengan menghadirkan layanan operasional dan pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk gedung perkantoran di...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Sejumlah SPBU Pertamina di Jakarta dan sekitarnya diketahui sudah tidak lagi menjual bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite. Kondisi tersebut ramai diperbincangkan...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di sejumlah SPBU milik BUMN maupun swasta mendapat perhatian dari Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno....

Nasional

Newestindonesia.co.id, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan menutup sebanyak 172 perlintasan sebidang serta merevitalisasi 1.638 titik lainnya sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, PT Agung Podomoro Land (APLN) terus memperkuat strategi optimalisasi aset untuk mendukung pengembangan proyek-proyek baru di berbagai wilayah Indonesia. Strategi tersebut dinilai berhasil...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Emiten produsen sanitary ware, PT Surya Toto Indonesia Tbk berkode saham TOTO mengumumkan pengunduran diri Hiroshi Tomonari dari jabatan Wakil Direktur Utama perseroan....

Nasional

Newestindonesia.co.id, Semangat emansipasi perempuan kembali digaungkan melalui ajang Mandalika Kartini Race 2026 yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit. Ajang...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Perusahaan house of brands asal Indonesia, Hypefast, mencatatkan performa positif sepanjang kuartal pertama 2026. Perusahaan melaporkan pertumbuhan Net Income atau laba bersih lebih...

Advertisement