5 Ciri-Ciri Freon AC Mobil Habis Yang Wajib Diketahui Pengemudi

A woman caught the steering wheel of a car while driving to work.

Foto: iStock/Kamonwan Wankaew

Newestindonesia.co.id, AC mobil yang tidak lagi terasa dingin sering kali membuat perjalanan menjadi kurang nyaman, terutama saat cuaca panas. Salah satu penyebab yang paling umum adalah freon AC yang berkurang atau bahkan habis.

Freon merupakan zat pendingin yang berfungsi menyerap panas dari dalam kabin dan membuangnya ke luar kendaraan melalui sistem AC. Tanpa freon yang cukup, proses pendinginan tidak dapat berlangsung secara optimal sehingga udara yang keluar dari ventilasi AC tidak lagi terasa sejuk.

Banyak pemilik kendaraan baru menyadari masalah freon setelah AC benar-benar tidak dingin. Padahal, ada beberapa tanda yang bisa dikenali sejak awal sehingga kerusakan lebih lanjut pada komponen AC dapat dicegah.

Berikut ciri-ciri freon AC mobil habis yang perlu diketahui.

1. AC Hanya Keluar Angin dan Tidak Dingin

Tanda paling mudah dikenali adalah AC tetap menyala tetapi hanya menghembuskan angin biasa tanpa udara dingin.

Dalam kondisi ini, kipas blower masih bekerja normal dan udara tetap keluar dari kisi-kisi AC. Namun, karena jumlah freon tidak mencukupi, proses pendinginan tidak berjalan dengan baik sehingga suhu udara yang keluar terasa hangat atau sama seperti suhu kabin.

Bahkan dalam beberapa kasus, seluruh komponen AC terlihat bekerja normal, mulai dari kompresor hingga kipas pendingin, tetapi hembusan udara tetap tidak dingin karena freon telah habis.

2. Kompresor AC Bekerja Terus-Menerus

Freon yang berkurang dapat menyebabkan tekanan dalam sistem AC menjadi tidak normal. Akibatnya, kompresor AC atau magnetic clutch bekerja lebih lama dari biasanya.

Dalam kondisi normal, magnetic clutch akan menyala dan mati secara berkala sesuai tekanan freon di dalam sistem. Namun saat freon habis, komponen tersebut dapat terus bekerja tanpa henti karena tekanan tidak pernah mencapai batas yang dibutuhkan untuk menghentikan kerja kompresor.

Baca juga:  Honda WR-V Terbaru: Spesifikasi Lengkap, Harga OTR, Dan Pajak Tahunan

Jika dibiarkan dalam jangka panjang, kondisi ini berisiko mempercepat keausan kompresor yang merupakan salah satu komponen AC paling mahal.

3. Tidak Ada Aliran Freon pada Sight Glass

Sebagian kendaraan masih dilengkapi dengan sight glass atau lubang intip pada sistem AC.

Komponen ini berfungsi untuk memantau sirkulasi freon. Ketika freon masih tersedia, biasanya terlihat aliran cairan yang bergerak di dalam kaca pengintai tersebut.

Sebaliknya, apabila tidak terlihat adanya aliran cairan sama sekali, kondisi tersebut dapat menjadi indikasi bahwa freon sudah sangat berkurang atau bahkan habis.

Pemeriksaan ini biasanya dilakukan saat mesin dan AC dalam kondisi menyala.

4. Selang Low Pressure Tidak Dingin atau Tidak Berembun

Cara sederhana lainnya adalah memeriksa suhu pada pipa atau selang AC.

Dalam kondisi normal, selang low pressure biasanya terasa dingin dan terkadang sedikit berembun akibat proses pendinginan yang berlangsung di dalam sistem.

Namun ketika freon mulai habis, suhu pada selang tersebut tidak lagi dingin. Bahkan pada beberapa kasus, tidak ada embun sama sekali yang muncul pada pipa AC. Kondisi ini menjadi salah satu indikator bahwa tekanan freon sudah menurun.

5. Kabin Lebih Lama Menjadi Dingin

Tanda berikutnya yang sering diabaikan adalah waktu pendinginan yang semakin lama.

Biasanya AC mampu mendinginkan kabin hanya dalam beberapa menit setelah mobil dinyalakan. Namun ketika freon berkurang, sistem pendingin harus bekerja lebih keras untuk mencapai suhu yang diinginkan.

Akibatnya, kabin membutuhkan waktu lebih lama untuk terasa sejuk dan performa AC menjadi tidak maksimal. Kondisi ini juga sering disertai udara yang terasa kurang segar dibanding biasanya.

Apa Penyebab Freon AC Mobil Habis?

Perlu diketahui, freon pada dasarnya berada dalam sistem tertutup sehingga tidak akan habis dengan sendirinya dalam waktu singkat.

Baca juga:  Kenapa Mobil Bisa Overheat Dan Mogok? Penyebab Dan Solusinya

Jika freon berkurang drastis, biasanya terdapat kebocoran pada salah satu komponen sistem AC, seperti selang, sambungan pipa, kondensor, evaporator, atau seal kompresor.

Selain itu, usia kendaraan yang sudah tua juga dapat meningkatkan risiko kebocoran akibat korosi atau kerusakan komponen AC.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Freon Habis?

Jika muncul salah satu atau beberapa gejala di atas, pemilik kendaraan disarankan segera melakukan pemeriksaan ke bengkel spesialis AC mobil.

Teknisi biasanya akan melakukan pengecekan tekanan freon menggunakan manifold gauge untuk memastikan kondisi sistem AC. Bila ditemukan kebocoran, sumber masalah harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum dilakukan pengisian freon baru.

Mengisi freon tanpa memperbaiki kebocoran hanya akan membuat freon kembali berkurang dalam waktu singkat dan masalah AC tidak kunjung selesai.

Kesimpulan

Freon memiliki peran vital dalam menjaga suhu kabin tetap sejuk dan nyaman. Ketika freon mulai habis, beberapa gejala yang umum muncul adalah AC hanya mengeluarkan angin, udara tidak dingin, kompresor bekerja terus-menerus, tidak ada aliran freon pada sight glass, serta selang AC yang tidak lagi dingin.

Mengenali tanda-tanda tersebut sejak dini dapat membantu mencegah kerusakan yang lebih serius pada sistem AC mobil sekaligus menghemat biaya perbaikan di kemudian hari.

(DAW)