Newestindonesia.co.id, Polisi berhasil mengungkap kasus pembegalan terhadap seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Dalam pengungkapan tersebut, aparat menangkap lima pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Berikut lima fakta terkait kasus begal yang menyasar petugas damkar tersebut:
1. Lima Pelaku Berhasil Ditangkap
Polisi mengamankan lima pelaku pembegalan terhadap petugas damkar bernama Bimo Margo Hutomo (30). Penangkapan dilakukan di sebuah hotel di kawasan Pluit, Jakarta Utara.
“Pada Senin, 13 April 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, tim yang dipimpin Kanit Resmob AKP Rasid dan Kanit Ranmor Iptu Hutagaol berhasil mengamankan para pelaku di sebuah hotel kawasan Pluit,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dikutip melalui detikNews.
Kelima pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial F (30), RS (19), TA (20), R (21), dan RA (24).
2. Peran Pelaku Berbeda-beda
Polisi mengungkap bahwa setiap pelaku memiliki peran dalam menjalankan aksinya, mulai dari menyerang korban hingga mengambil barang.
“(Peran pelaku) mulai dari menabrak dan memukul korban, mengambil barang milik korban, hingga memantau situasi di sekitar lokasi kejadian,” jelas Kombes Budi.
3. Empat Pelaku Masih Buron
Selain lima pelaku yang sudah diamankan, polisi masih memburu empat orang lainnya yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
“Kami masih memburu empat orang lainnya yang diduga kuat ikut terlibat dalam pemukulan dan membawa kabur sepeda motor korban. Identitasnya sudah kami kantongi,” tegasnya.
4. Korban Dikeroyok dan Dipukul Batu
Peristiwa pembegalan terjadi saat korban melintas sepulang dari rumah temannya. Korban dipepet, ditendang hingga terjatuh, lalu dikeroyok oleh para pelaku.
“Pelaku menendang korban hingga terjatuh dan korban ditendang serta dipukul dengan batu di TKP. Kemudian, sepeda motor dan HP korban dibawa kabur oleh pelaku,” kata Iptu Heri.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala, wajah, dan tangan.
5. Motor dan HP Korban Dibawa Kabur
Setelah menganiaya korban, para pelaku membawa kabur sepeda motor dan telepon genggam milik korban. Polisi menyebut aksi tersebut dilakukan secara terencana dengan pembagian peran di antara pelaku.
Kasus ini menjadi perhatian aparat kepolisian karena tingkat kekerasan yang dilakukan pelaku serta keberanian mereka menyasar petugas damkar.
Polisi menegaskan akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang masih buron serta menindak tegas kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login