Newestindonesia.co.id, Pemerintah terus memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan akurasi data sosial nasional. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui kerja sama antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).
Kolaborasi tersebut dilakukan di Kabupaten Serang, Banten, dengan melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah hingga perangkat desa guna memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul mengatakan, akurasi data menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan berbagai program sosial pemerintah.
“Pembelaan afirmasi bisa dimulai dari mana saja. Tetapi yang paling strategis salah satunya adalah dimulai dari data yang benar. Ini adalah suatu amanah dari Bapak Presiden,” ujar Gus Ipul dalam sosialisasi DTSEN di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Serang, Kamis (12/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto serta Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.
DTSEN Jadi Acuan Nasional Program Sosial
Gus Ipul menjelaskan, pemutakhiran DTSEN merupakan amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 yang bertujuan menghadirkan satu data sosial ekonomi nasional yang terintegrasi.
Dalam skema tersebut, Kemensos dan Kemendes bertugas membantu proses pemutakhiran data di lapangan, sementara pengelolaan dan pengolahan data dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Ia menjelaskan bahwa hasil pemutakhiran data nantinya akan disajikan oleh BPS dalam bentuk peringkat kesejahteraan masyarakat atau desil, mulai dari Desil 1 hingga Desil 10.
“Pemutakhiran diteruskan kepada BPS. Kemudian BPS akan menyajikan hasil pemutakhiran itu dalam bentuk perangkingan. Jadi sudah ada Desil 1 hingga Desil 10,” kata Gus Ipul.
Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat dalam proses ini tidak memiliki kewenangan menentukan peringkat kesejahteraan tersebut. Penentuan desil sepenuhnya menjadi kewenangan BPS berdasarkan data yang telah diverifikasi.
Libatkan Desa hingga Pendamping Sosial
Dalam proses pemutakhiran DTSEN, pemerintah melibatkan berbagai elemen di tingkat akar rumput.
Mulai dari kepala desa, perangkat RT/RW, operator desa, hingga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) ikut berperan dalam memastikan data yang dikumpulkan sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.
Gus Ipul menegaskan bahwa kualitas data sangat bergantung pada partisipasi aktif para pihak di daerah.
“Oleh karena itu, saya ingin menegaskan bahwa data kita tergantung dari bapak ibu sekalian,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kemendes yang telah menindaklanjuti Inpres tersebut melalui peraturan menteri yang menjadi pedoman bagi pemangku kepentingan di tingkat desa untuk melakukan pemutakhiran data.
Menurutnya, integrasi data menjadi kunci agar program pemerintah dari tingkat pusat hingga desa dapat berjalan selaras dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Dengan data yang benar, kita harapkan program kita terintegrasi. Kalau programnya terintegrasi mulai pusat sampai tingkat desa, maka dampaknya akan nyata di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan satu data nasional diharapkan mampu menghilangkan ego sektoral antarinstansi dalam pelaksanaan program sosial.
Data Akurat untuk Bansos dan Pembangunan
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menegaskan pihaknya telah menginstruksikan seluruh perangkat desa untuk memastikan tidak ada data masyarakat yang terlewat dalam proses pemutakhiran.
Instruksi tersebut disampaikan kepada kepala desa, RT/RW, kader Posyandu, kader PKK, pendamping desa, hingga operator desa.
“Dengan begitu, maka data insya Allah semakin hari semakin akurat dan akan mendekati kesempurnaan,” kata Yandri.
Ia menambahkan bahwa data yang semakin akurat akan membuat berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan sosial, afirmasi pembangunan, hingga program pemberdayaan masyarakat dapat disalurkan secara tepat sasaran.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login