Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Finansial

Korea Selatan Setujui Investasi $350 Miliar Di AS Untuk Redam Ancaman Tarif Perdagangan

Majelis Nasional mengesahkan undang-undang untuk mengimplementasikan investasi AS senilai ratusan miliar dolar di Gedung Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Kamis, 12 Maret 2026. (AP Photo:Ahn Young-joon)
Majelis Nasional mengesahkan undang-undang untuk mengimplementasikan investasi AS senilai ratusan miliar dolar di Gedung Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Kamis, 12 Maret 2026. (AP Photo:Ahn Young-joon)

Newestindonesia.co.id, Parlemen Korea Selatan pada Kamis (12/3/2026) mengesahkan undang-undang yang memungkinkan pemerintah mengelola komitmen investasi sebesar $350 Miliar dolar AS atau setara dengan Rp5.425 triliun di Amerika Serikat. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari kesepakatan dagang antara Seoul dan Washington untuk menekan tarif impor yang sebelumnya diancamkan pemerintah AS.

Dilansir melalui Associated Press, Undang-undang ini disahkan melalui pemungutan suara dengan hasil 226 anggota mendukung dan 8 menolak. Regulasi tersebut akan membentuk sebuah perusahaan publik khusus yang bertugas mengelola serta menyeleksi proyek investasi Korea Selatan di Amerika Serikat.

Langkah ini diambil setelah pemerintah Korea Selatan tahun lalu menjanjikan investasi besar di AS sebagai bagian dari upaya meredakan tekanan tarif dari pemerintahan Presiden Donald Trump, yang dikenal menerapkan kebijakan perdagangan proteksionis.

Bagian dari Kesepakatan Dagang Seoul–Washington

Komitmen investasi senilai 350 miliar dolar AS merupakan bagian dari kesepakatan yang dicapai antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam kesepakatan tersebut, Korea Selatan setuju menanamkan:

  • 200 miliar dolar AS pada sektor teknologi tinggi di Amerika Serikat, termasuk industri semikonduktor dan teknologi strategis.
  • 150 miliar dolar AS pada kerja sama industri galangan kapal.

Sebagai imbalannya, Washington menurunkan tarif impor terhadap produk Korea Selatan dari 25 persen menjadi 15 persen.

Kesepakatan tersebut juga menetapkan batas maksimal investasi 20 miliar dolar AS per tahun untuk melindungi cadangan devisa Korea Selatan.

Tekanan dari Kebijakan Perdagangan AS

Pengesahan undang-undang ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian perdagangan global akibat kebijakan proteksionis Amerika Serikat.

Pemerintahan Trump bahkan membuka penyelidikan baru terhadap praktik manufaktur di sejumlah negara, termasuk sekutu seperti Korea Selatan dan Jepang, yang berpotensi memicu tarif impor tambahan jika dianggap merugikan industri AS.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Langkah tersebut juga dilakukan setelah Mahkamah Agung AS membatalkan sebagian kebijakan tarif luas yang sebelumnya diberlakukan dengan alasan darurat nasional, sehingga pemerintah AS berupaya mencari sumber pendapatan lain melalui tarif baru.

Baca juga:  Varian COVID-19 “Cicada” BA.3.2 Terdeteksi Di 25 Negara Bagian AS, Ini Faktanya

Kritik dari Anggota Parlemen

Meski akhirnya disahkan, undang-undang ini sempat menuai perdebatan di parlemen Korea Selatan.

Sejumlah anggota oposisi menilai kebijakan tersebut berisiko merugikan kepentingan nasional.

Anggota Partai Progresif, Son Sol, mengkritik keras kesepakatan tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kami tidak bisa menjadi mesin uang yang diinginkan Trump,” kata Son Sol.

Ia menilai rancangan undang-undang tersebut tidak memberikan kewenangan yang cukup kepada parlemen untuk meninjau atau menolak proyek investasi yang berpotensi merugikan kepentingan bisnis maupun publik di Korea Selatan.

Ekonomi Korea Selatan yang Bergantung pada Ekspor

Korea Selatan merupakan salah satu negara dengan ekonomi yang sangat bergantung pada ekspor, sehingga perubahan kebijakan tarif di Amerika Serikat dapat berdampak signifikan terhadap industrinya.

Ketegangan perdagangan global, termasuk konflik di Timur Tengah dan potensi gangguan rantai pasok energi, juga meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi negara tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pemerintah Seoul menilai implementasi undang-undang ini penting untuk memberikan kepastian kepada investor dan menjaga hubungan perdagangan dengan Amerika Serikat, salah satu mitra ekonomi utama Korea Selatan.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Finansial

Newestindonesia.co.id, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung merespons kabar yang beredar di media sosial terkait Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang disebut sedang...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Iran membantah berbagai spekulasi mengenai kondisi Mojtaba Khamenei, putra Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Teheran menegaskan Mojtaba berada dalam kondisi sehat...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Harga bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Vivo mengalami perubahan pada Mei 2026. Kenaikan paling signifikan terjadi pada...

Finansial

Newestindonesia.co.id, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN kembali membuka peluang karier bagi masyarakat yang ingin berkembang di industri perbankan. Rekrutmen terbaru ini...

Finansial

Newestindonesia.co.id, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali membuka kesempatan karier bagi talenta muda melalui program Officer Development Program (ODP) Information Technology....

Musik

Newestindonesia.co.id, Band rock legendaris Foo Fighters membuat kejutan besar bagi penggemarnya lewat konser rahasia di New York, Amerika Serikat. Grup yang dipimpin Dave Grohl...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Di tengah memanasnya konflik kawasan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, Suriah justru mencoba memosisikan diri sebagai jalur aman baru bagi perdagangan dan...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, Penyanyi pop dunia Britney Spears resmi didakwa atas kasus mengemudi di bawah pengaruh alkohol dan obat-obatan atau driving under the influence (DUI) di...

Advertisement