Rusia Kembali Serang Ukraina, Delapan Orang Tewas Dalam Serangan Drone Dan Artileri
Foto: REUTERS/Valentyn Ogirenko
Newestindonesia.co.id, Sedikitnya delapan orang dilaporkan tewas akibat rentetan serangan drone dan artileri Rusia di sejumlah wilayah Ukraina, Selasa (16/6/2026). Korban jiwa tercatat berada di wilayah Kharkiv, Donetsk, dan Kherson.
Di wilayah Kharkiv, serangan drone Rusia menghantam permukiman warga dan menewaskan tiga orang. Kepala administrasi militer regional Kharkiv, Oleksandr, mengungkapkan bahwa salah satu korban merupakan seorang ibu bersama putranya.
“Serangan itu merenggut nyawa seorang ibu dan anak laki-laki — seorang wanita berusia 87 tahun dan seorang pria berusia 51 tahun. Aparat penegak hukum saat ini sedang berupaya mengidentifikasi korban ketiga yang tewas,” kata Oleksandr.
Selain korban tewas, sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat serangan tersebut.
Tiga Orang Tewas dalam Serangan Artileri di Sloviansk
Sementara itu, serangan artileri Rusia terhadap Kota Sloviansk yang berada di wilayah Donetsk juga menelan korban jiwa. Sebanyak tiga orang dilaporkan tewas akibat gempuran tersebut.
Wilayah Donetsk selama ini menjadi salah satu daerah yang paling intens mengalami pertempuran sejak invasi Rusia ke Ukraina berlangsung. Serangan terbaru kembali memperburuk situasi keamanan di kawasan tersebut.
Serangan Drone di Kherson Tewaskan Dua Orang
Di wilayah Kherson bagian selatan, serangan drone Rusia menewaskan dua orang dan menyebabkan sedikitnya 16 orang lainnya mengalami luka-luka.
Otoritas setempat masih melakukan pendataan terhadap para korban dan menilai tingkat kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan tersebut.
Rentetan serangan terbaru ini terjadi ketika perang Rusia-Ukraina masih terus berlangsung tanpa tanda-tanda mereda. Sejumlah wilayah di Ukraina hampir setiap hari menjadi sasaran serangan rudal, drone, maupun artileri yang dilancarkan pasukan Rusia.
Konflik yang telah berlangsung lebih dari empat tahun itu terus memicu jatuhnya korban sipil serta kerusakan infrastruktur di berbagai daerah Ukraina.
(DAW)