Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Finansial

Harga Minyak Naik, Ekonom Sarankan Pangkas Anggaran MBG-Kopdes

Ilustrasi MBG (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)

Newestindonesia.co.id, Pemerintah tengah menyiapkan langkah efisiensi anggaran untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap berada di bawah 3%. Salah satu opsi yang mencuat adalah pengurangan anggaran pada program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).

Langkah efisiensi ini dilakukan sebagai respons terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak dunia dan berdampak pada peningkatan beban subsidi energi dalam negeri.

Ekonom Senior INDEF, Tauhid Ahmad, menjelaskan bahwa dalam APBN 2026, asumsi harga minyak dunia berada di kisaran US$70 per barel. Namun, harga saat ini telah menyentuh sekitar US$100 per barel.

Menurutnya, setiap kenaikan US$1 per barel di atas asumsi APBN berpotensi menambah beban subsidi hingga Rp7 triliun.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Jadi Rp7 triliun kali 30 itu sudah Rp210 triliun kita butuh,” ujar Tauhid dikutip melalui detikSumut.

Dengan kondisi tersebut, pembengkakan subsidi energi diperkirakan bisa mencapai Rp210 triliun apabila pemerintah tetap menahan harga bahan bakar minyak (BBM).

Program Prioritas Berpotensi Terdampak

Meski pemerintah menegaskan tidak akan memangkas anggaran program prioritas, Tauhid menilai tetap ada ruang untuk melakukan penyesuaian.

Ia menekankan bahwa efisiensi seharusnya dilakukan berdasarkan skala prioritas belanja negara, dimulai dari anggaran kementerian/lembaga, sebelum akhirnya menyentuh program strategis.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya kira mungkin anggaran-anggaran program itu masih bisa dikurangi lah yang MBG ataupun Kopdes. Menurut saya masih memungkinkan,” kata Tauhid.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa program unggulan pemerintah sekalipun tetap perlu dievaluasi apabila tekanan fiskal semakin besar.

Tekanan Fiskal dari Lonjakan Harga Minyak

Lonjakan harga minyak global menjadi faktor utama yang membebani APBN. Pemerintah menghadapi dilema antara menjaga daya beli masyarakat melalui subsidi energi dan mempertahankan kesehatan fiskal negara.

Baca juga:  Kepala BGN Sebut Minyak Jelantah Bekas MBG Bisa Jadi Potensi Biofuel, Bisa Jadi Cuan

Jika harga minyak tetap tinggi, kebutuhan anggaran subsidi akan terus meningkat dan berisiko memperlebar defisit. Dalam kondisi ini, efisiensi belanja menjadi langkah yang tidak terhindarkan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Strategi Efisiensi Anggaran

Tauhid menilai pemerintah perlu menyusun strategi efisiensi secara bertahap dan terukur.

Prioritas pertama adalah memangkas belanja yang tidak produktif di kementerian dan lembaga. Namun, apabila langkah tersebut belum cukup, maka penyesuaian pada program prioritas menjadi opsi berikutnya.

Pendekatan ini dinilai penting agar stabilitas fiskal tetap terjaga tanpa mengganggu program pembangunan secara keseluruhan.

Dilema Kebijakan: Jaga Program atau Stabilkan APBN

Di satu sisi, program seperti MBG dan Kopdes dinilai sebagai investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat. Namun di sisi lain, tekanan anggaran akibat subsidi energi membuat ruang fiskal semakin terbatas.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Situasi ini menempatkan pemerintah pada posisi dilematis: mempertahankan program prioritas atau melakukan penyesuaian demi menjaga defisit tetap terkendali.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Finansial

Newestindonesia.co.id, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan besar pada awal perdagangan pekan ini. Setelah melewati libur panjang, pasar saham Indonesia dibuka dengan...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah bergerak melemah hingga menyentuh level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Harga emas Antam pada Rabu, 13 Mei 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat dan investor. Logam mulia masih dianggap sebagai salah satu instrumen investasi...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Investasi kini semakin mudah dilakukan seiring perkembangan teknologi digital. Jika dulu investasi identik dengan proses rumit dan membutuhkan modal besar, saat ini masyarakat...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat langkah pemberdayaan masyarakat melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), perluasan perlindungan sosial, serta percepatan pengentasan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, menyoroti dinamika pasar modal dan pasar uang di Indonesia yang dinilainya sedang berada dalam...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Memasuki usia 31 tahun ke atas menjadi fase kehidupan yang cukup penting bagi banyak orang. Pada usia ini, sebagian besar individu mulai menghadapi...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meminta para kepala daerah di seluruh Indonesia untuk mulai meninggalkan pola rapat yang bersifat administratif...

Advertisement