Newestindonesia.co.id, Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menuduh Iran kembali melancarkan serangan rudal dan drone ke wilayahnya di tengah memanasnya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Kementerian Pertahanan UEA menyatakan sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat sedikitnya 15 rudal dan empat pesawat tanpa awak atau drone yang diluncurkan dari wilayah Iran pada Senin (4/5) waktu setempat.
Meski sebagian besar proyektil berhasil dihancurkan di udara, serangan tersebut tetap menyebabkan korban luka. Sedikitnya tiga orang dilaporkan seperti dilansir Al Arabiya dikutip melalui detikNews mengalami luka-luka akibat serpihan maupun dampak serangan tersebut.
Pihak Kementerian Pertahanan UEA menegaskan bahwa seluruh sistem pertahanan udara negara itu bekerja secara efektif untuk menghadapi ancaman yang datang.
Serangan terbaru ini disebut menjadi salah satu eskalasi terbesar sejak konflik regional yang melibatkan Iran dengan sekutu Amerika Serikat dan Israel terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Laporan media internasional menyebutkan bahwa rudal yang dicegat terdiri atas rudal balistik dan rudal jelajah. Selain itu, drone-drone yang diluncurkan Iran juga berhasil dihancurkan sebelum mencapai target.
Sejak konflik kawasan meningkat pada awal 2026, UEA mengaku telah berkali-kali menjadi sasaran serangan rudal dan drone. Pemerintah UEA sebelumnya juga menyebut sejumlah fasilitas energi, bandara, hingga kawasan sipil pernah menjadi target serangan.
Situasi keamanan di kawasan Teluk kini terus menjadi perhatian dunia internasional karena berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi global, terutama jalur perdagangan dan distribusi energi di kawasan Selat Hormuz.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi terbaru dari pemerintah Iran terkait tuduhan serangan tersebut. Namun sebelumnya Teheran menyatakan akan terus merespons setiap serangan yang dianggap mengancam kepentingan dan wilayahnya.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


