Newestindonesia.co.id, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menghibahkan aset kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju sebagai langkah strategis untuk memperkuat layanan pelabuhan dan konektivitas daerah.
Penyerahan aset ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan fasilitas transportasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulawesi Barat.
Aset yang dihibahkan berupa tanah dan fasilitas penunjang yang sebelumnya berada di bawah pengelolaan Kemenhub. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat peran pemerintah daerah dalam pengelolaan infrastruktur transportasi.
Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Mamuju, Lollan, menjelaskan bahwa aset yang diserahkan mencakup lahan seluas 330 meter persegi serta pagar permanen sepanjang 48 meter persegi.
“Aset yang dihibahkan berupa tanah seluas 330 meter persegi dan pagar permanen seluas 48 meter persegi,” ujar Lollan.
Menurutnya, hibah ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset agar dapat digunakan secara maksimal oleh pemerintah daerah dalam mendukung pelayanan publik, khususnya di sektor transportasi laut.
Lebih lanjut, pengalihan aset ini juga diharapkan dapat mempercepat pengembangan kawasan pelabuhan serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sulawesi Barat.
Dengan kewenangan yang lebih besar di tingkat daerah, Pemkab Mamuju diharapkan dapat melakukan pengelolaan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta pelaku usaha.
Selain itu, langkah ini menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Penguatan layanan pelabuhan dinilai sangat penting mengingat peran strategis transportasi laut sebagai penghubung utama antarwilayah, khususnya di kawasan kepulauan seperti Indonesia.
Melalui hibah aset ini, diharapkan pelayanan transportasi menjadi lebih efisien, aksesibilitas meningkat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login