IHSG Melesat Ke Level 5.875 Pada Penutupan Akhir Pekan, 494 Saham Menguat

1000049097.jpg

Arsip Foto - Pekerja melihat gawainya di dekat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (28/6/2024). ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/tom/am.

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini konsisten bergerak di zona hijau sejak pembukaan hingga akhir perdagangan. Berdasarkan data dari RTI pada Jumat (3/7/2026), IHSG ditutup melonjak signifikan sebesar 131,22 poin atau menguat 2,28% ke level 5.875,78.

Pada awal perdagangan, indeks saham domestik dibuka pada level 5.806,16. Sepanjang hari, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di angka 5.899,30, sementara level terendah berada di posisi 5.805,92.

Rincian Data Transaksi Pasar

Dilansir melalui detikFinance, Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini tercatat cukup masif. Volume transaksi saham mencapai 18,14 miliar lembar saham yang berpindah tangan. Sementara itu, nilai perputaran uang atau turnover harian membukukan angka Rp 10,54 triliun dengan frekuensi perdagangan yang terjadi sebanyak 1.382.475 kali.

Secara sektoral, pergerakan saham didominasi oleh tren positif. Tercatat sebanyak 494 saham bergerak menguat, sedangkan 154 saham mengalami pelemahan, dan 139 saham lainnya cenderung stagnan atau tidak mengalami pergerakan sama sekali.

Sejalan dengan Penguatan Bursa Asia

Aksi beli di pasar modal Indonesia ini selaras dengan kondisi pasar saham regional yang kompak parkir di zona hijau. Di bursa Asia lainnya, Hang Seng Index tercatat menguat sebesar 1,28%, disusul oleh indeks Nikkei yang naik sebesar 1,47%. Sementara itu, Shanghai Composite Index juga ikut terkerek naik meskipun tipis sebesar 0,37%.

Meski mencatatkan lonjakan performa yang cukup tinggi pada perdagangan akhir pekan ini, posisi IHSG secara akumulatif dinilai masih dalam tren koreksi jangka panjang. Jika dibandingkan dengan posisi pada awal tahun, performa indeks saat ini masih jauh lebih lemah dengan gap perbedaan mencapai 32%. Begitu pula apabila disandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, kinerja IHSG secara umum tercatat mengalami pelemahan sebesar 18%.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement
Baca juga:  KFC Indonesia Tutup 19 Gerai Per September 2025, PHK 400 Karyawan