Gelombang Efisiensi Perbankan: KB Bank PHK 662 Karyawan Orang per Maret 2026

kb-bank_169

KB Bank / Foto: Dok. KB Bank

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Gelombang efisiensi di industri perbankan tanah air tampaknya masih terus bergulir. Langkah pengetatan ini salah satunya terlihat nyata pada PT Bank KB Indonesia Tbk. (BBKP) atau yang lebih populer dengan nama KB Bank. Emiten perbankan ini mencatatkan pengurangan signifikan, baik dari sisi jumlah sumber daya manusia (SDM) maupun jaringan kantor cabang operasionalnya dalam setahun terakhir.

Berdasarkan data resmi dari laporan keuangan perbankan per 31 Maret 2026, jumlah total karyawan KB Bank—termasuk di dalamnya karyawan tidak tetap—kini tercatat berada di angka 2.265 orang.

Jika menilik pergerakan jangka pendek dari akhir tahun lalu, posisi ini sebenarnya sudah memperlihatkan tren penurunan. Jumlah pekerja per Maret 2026 tersebut menyusut sebanyak 69 orang apabila dibandingkan dengan total pegawai pada akhir Desember 2025 yang sempat mencapai 2.334 orang.

Penyusutan Drastis dalam Setahun Terakhir

Meskipun demikian, penurunan jumlah tenaga kerja di KB Bank akan terlihat jauh lebih kontras dan drastis jika indikatornya ditarik pada periode yang sama di tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

Merujuk pada dokumen laporan keuangan KB Bank per 31 Maret 2025, korporasi saat itu tercatat masih mempekerjakan sebanyak 2.927 orang.

“Artinya dalam setahun terakhir, jumlah karyawan perbankan telah berkurang drastis hingga 662 orang,” sebagaimana dikutip dari laporan detikFinance.

Kondisi penyusutan massal ini berbanding terbalik dengan situasi di masa lampau. Padahal pada periode kuartal I-2025 tersebut, jumlah karyawan KB Bank sempat berada dalam tren pertumbuhan jika dibandingkan dengan posisi akhir Desember 2024 yang hanya sebanyak 2.898 pekerja.

Puluhan Kantor Cabang Pembantu Ikut Digulung

Kebijakan efisiensi korporasi tidak berhenti pada perampingan jumlah pegawai saja. KB Bank terpantau agresif melakukan restrukturisasi fisik terhadap jaringan operasional mereka di lapangan.

Baca juga:  Panduan Lengkap Cairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan, Syarat dan Cara Terbaru

Dalam laporan keuangan per akhir Maret 2026, kuantitas Kantor Cabang Pembantu (KCP) milik KB Bank menyusut menjadi 120 unit, turun tipis 1 unit dari posisi akhir tahun 2025 yang sebesar 121 unit KCP.

Meski sepanjang tiga bulan pertama di tahun 2026 emiten bersandi BBKP ini hanya menutup satu kantor cabang pembantu, penurunan masif baru terlihat jelas secara tahunan. Pada 31 Maret 2025, KB Bank diketahui masih mengoperasikan hingga 141 unit KCP di berbagai wilayah.

Artinya, dalam kurun waktu satu tahun kalender sejak kuartal I-2025 hingga kuartal I-2026, manajemen bank telah melikuidasi atau menutup sedikitnya 21 unit KCP.

Selain level KCP, jaringan tingkat Kantor Cabang (KC) utama juga ikut terpangkas 1 unit. Kantor cabang utama yang semula konsisten berjumlah 29 unit sepanjang periode Maret hingga Desember 2025, kini menyusut menjadi 28 unit operasional per Maret 2026.

Anomali Jaringan Mesin ATM

Bergerak selaras dengan pengurangan kantor fisik, fasilitas mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) KB Bank juga mengalami koreksi sepanjang triwulan pertama tahun 2026. Jumlah alat transaksi otomatis ini turun dari yang semula berjumlah 156 unit menjadi 154 unit.

Meski demikian, jika ditarik secara tahunan, sektor perangkat ATM ini mencatatkan sebuah anomali atau pengecualian yang menarik. Jumlah 154 unit ATM di kuartal pertama tahun ini nyatanya merepresentasikan pertumbuhan yang sangat melesat dibanding kondisi Maret 2025 silam, di mana kala itu KB Bank tercatat hanya memiliki total 31 unit mesin ATM di seluruh Indonesia.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement