Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Bisnis

Gelombang Protes Guncang American Airlines, Ini Tuntutan Serikat Pramugari

Foto: Joe Raedle/Getty Images

Newestindonesia.co.id, Ribuan pramugari American Airlines gelar aksi mogok pada hari Kamis (12/2) lalu di luar kantor pusat maskapai di Fort Worth, Texas, sebagai bentuk tekanan terhadap Chief Executive Officer (CEO) Robert Isom. Aksi ini merupakan puncak dari eskalasi ketidakpuasan karyawan terhadap kepemimpinan dan arah manajemen perusahaan, terutama menyusul keluarnya suara tidak percaya dari serikat pekerja.

Dilansir melalui CNBC International, Pramugari yang tergabung dalam Association of Professional Flight Attendants (APFA), yang mewakili lebih dari 28.000 anggota, menilai bahwa manajemen di bawah kepemimpinan Isom telah gagal menghadirkan arah yang kuat untuk masa depan maskapai, mengakibatkan penurunan kinerja operasional dan finansial.

Vote of No Confidence: Suara Paling Tajam dalam Sejarah APFA

Pada awal pekan ini, APFA secara luar biasa mengeluarkan suara no confidence atau tidak percaya terhadap CEO Robert Isom, sebuah langkah yang jarang terjadi dalam sejarah serikat pekerja tersebut. Langkah ini diambil setelah anggota serikat menilai bahwa strategi manajemen saat ini tidak lagi mencerminkan aspirasi staf penerbangan maupun kebutuhan operasional maskapai.

Dalam aksi di Fort Worth, para pramugari menyerukan perubahan kepemimpinan dan perbaikan kinerja perusahaan. Beberapa bahkan menyerukan agar Isom mundur dari jabatan CEO, meskipun tuntutan bentuk resmi pengunduran diri tidak disampaikan seragam oleh semua peserta aksi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Respons CEO Isom: Ajakan Kolaborasi dan Perbaikan Menyeluruh

Menanggapi protes yang semakin menguat, CEO Robert Isom sempat muncul dalam sebuah pesan video yang dibagikan kepada karyawan pada Rabu malam sebelum aksi. Dalam pesannya, Isom berusaha meredakan ketegangan dan menyampaikan rencana perbaikan yang tengah dijalankan untuk memperkuat posisi American Airlines di masa mendatang.

Baca juga:  Purbaya Ungkap APBN Tekor Alias Defisit Rp560,3 Triliun Jelang Akhir Tahun

“Kami menyadari kekhawatiran yang dialami oleh banyak rekan kerja kami,” ujar Isom dalam pesan tersebut. “Kami berkomitmen untuk memperbaiki kinerja operasional dan pengalaman bagi seluruh karyawan dan pelanggan. Kami menantikan kerja sama dengan semua pihak untuk mewujudkan perubahan ini.”

Ia menyebutkan bahwa perusahaan tengah menerapkan berbagai langkah, termasuk penyesuaian jadwal penerbangan, peningkatan layanan kabin, dan rencana investasi lain yang diharapkan dapat membantu memperbaiki kinerja perusahaan secara keseluruhan dalam tahun ini.

Kinerja Perusahaan yang Menjadi Pemicu Ketidakpuasan

Eskalasi ketegangan ini tak lepas dari kritik tajam terhadap kinerja finansial dan operasional maskapai yang tertinggal dibanding pesaing utama seperti Delta Air Lines dan United Airlines dalam beberapa tahun terakhir. Laporan dari Reuters mencatat bahwa hasil laba American Airlines pada 2025 — yang hanya $352 juta dalam laba sebelum pajak — jauh di bawah pesaingnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selain itu, serikat pekerja juga menyoroti beberapa gangguan besar dalam operasional, termasuk respons terhadap gangguan yang diakibatkan badai musim dingin baru-baru ini yang menurut mereka menunjukkan lemahnya koordinasi manajemen pada situasi kritis.

Serikat Pilot dan Mekanik Ikut Mendukung Aksi

Tak hanya pramugari yang menunjukkan ketidakpuasan. Serikat pilot — yang mewakili puluhan ribu pilot di American Airlines — juga menyatakan dukungan atas kritik terhadap pimpinan perusahaan dan menuntut dialog langsung dengan dewan direksi. Langkah ini memperkuat kesan bahwa ungkapan suara tidak percaya bukan sekadar isu internal satu kelompok karyawan, melainkan mencerminkan keresahan lebih luas di seluruh lini tenaga kerja maskapai.

Aksi protes ini dipandang sebagai titik kritis dalam hubungan industrial di American Airlines dan menjadi tantangan besar bagi dewan direksi sekaligus pimpinan perusahaan. Dengan tekanan yang terus meningkat dari berbagai serikat, termasuk tawaran pilot untuk bertemu langsung dengan board, masa depan strategi manajemen Isom kini berada di bawah pengawasan ketat.

Baca juga:  Starbucks Targetkan Pertumbuhan Global Dan Margin Lebih Tinggi Di Investor Day 2026

Apakah konflik ini akan membawa pergeseran besar dalam kepemimpinan atau memaksa perubahan strategi yang lebih mendesak di dalam perusahaan, masih harus terus diikuti.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Finansial

Newestindonesia.co.id, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan besar pada awal perdagangan pekan ini. Setelah melewati libur panjang, pasar saham Indonesia dibuka dengan...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah bergerak melemah hingga menyentuh level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan spionase kembali mengguncang Amerika Serikat. Kali ini, sorotan tertuju pada mantan Wali Kota Arcadia, California, bernama Eileen Wang yang mengaku bertindak...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Harga emas Antam pada Rabu, 13 Mei 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat dan investor. Logam mulia masih dianggap sebagai salah satu instrumen investasi...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Investasi kini semakin mudah dilakukan seiring perkembangan teknologi digital. Jika dulu investasi identik dengan proses rumit dan membutuhkan modal besar, saat ini masyarakat...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal terbaru yang diajukan Teheran terkait upaya mengakhiri konflik...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, menyoroti dinamika pasar modal dan pasar uang di Indonesia yang dinilainya sedang berada dalam...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Memasuki usia 31 tahun ke atas menjadi fase kehidupan yang cukup penting bagi banyak orang. Pada usia ini, sebagian besar individu mulai menghadapi...

Advertisement