Bantu Eksportir Pantau Dana, BNI Siapkan Fitur BNIdirect DHE SDA Dashboard
BNI Direct. Foto: Dok BNI
Newestindonesia.co.id, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI secara resmi menyiapkan layanan inovatif terbaru berupa BNIdirect DHE SDA Dashboard. Fasilitas digital ini dirancang khusus untuk membantu para eksportir nasional dalam mengelola, memantau, sekaligus memenuhi kewajiban devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) secara lebih terstruktur.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (25/6), menyampaikan bahwa peluncuran dashboard ini merupakan wujud nyata kesiapan dan komitmen BNI dalam mendukung penuh implementasi regulasi pemerintah, yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2026 yang telah mulai diberlakukan secara efektif sejak 1 Juni 2026 lalu.
Menurut Okki, kehadiran BNIdirect DHE SDA Dashboard bertujuan memberikan visibilitas dan transparansi yang lebih tinggi bagi para pelaku usaha terhadap pergerakan dana hasil aktivitas ekspor mereka. Platform ini juga sekaligus menjadi instrumen penunjang yang mempermudah korporasi dalam memenuhi kewajiban pelaporan serta menjaga kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
“Melalui solusi ini, selain kenyamanan bertransaksi, kami ingin membantu eksportir memenuhi ketentuan DHE SDA secara lebih mudah, transparan, dan efisien sehingga mereka dapat lebih fokus mengembangkan bisnis dan memperluas pasar global,” ujar Okki.
Fitur Unggulan Pantau Multi-Valas dan Sistem SiMoDIS
Secara teknis, platform dashboard ini dibekali dengan berbagai fitur strategis yang memungkinkan eksportir memantau arus dana masuk (inflow) maupun dana keluar (outflow) secara presisi berdasarkan nomor Pemberitahuan Pabean Ekspor (PPE).
Selain melacak mutasi dana, para pelaku usaha dapat melakukan monitoring berkala terhadap rekening khusus DHE SDA mereka. Fleksibilitas pemantauan saldo juga diakomodasi melalui penyediaan konversi maupun pencatatan dalam dua mata uang global utama, yakni dolar Amerika Serikat (USD) dan yuan China (CNY).
Guna meminimalkan risiko keterlambatan pelaporan, fitur ini dilengkapi dengan sistem notifikasi otomatis saat ada dana masuk. Keunggulan lainnya adalah adanya fasilitas unduh laporan DHE SDA secara langsung. Laporan yang diunduh tersebut telah disesuaikan agar mempermudah eksportir dalam melakukan pelaporan melalui Sistem Monitoring Devisa Terintegrasi Seketika (SiMoDIS) milik otoritas moneter.
Mendorong Daya Saing Eksportir Nasional
Okki menambahkan, BNI berkomitmen untuk terus secara konsisten mengembangkan layanan digital yang adaptif dan berbasis pada kebutuhan riil nasabah, khususnya bagi para pelaku usaha yang bergerak di sektor perdagangan internasional atau ekspor.
Pihak perseroan menilai bahwa kemudahan dalam memantau likuiditas dana ekspor serta jaminan kepatuhan terhadap regulasi merupakan pilar penting dalam mendongkrak serta menjaga daya saing para eksportir nasional di kancah global.
“BNI akan terus mendukung kebutuhan transaksi dan bisnis nasabah melalui berbagai solusi perbankan yang relevan. Ke depan, kami akan terus menghadirkan inovasi pengalaman digital yang optimal bagi nasabah,” pungkas Okki.
(DAW)
