Tuntut Penurunan Harga BBM Dan Setop MBG, 1.500 Massa BEM UI Siap Turun ke Jalan Besok

69a14a525cc94

Massa aksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia yang akan demo depan Mabes Polri, di Lapangan FISIP UI, Jumat (27/2/2026).(KOMPAS.com/DINDA AULIA RAMADHANTY)

Newestindonesia.co.id, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari seluruh fakultas di Universitas Indonesia (UI) dijadwalkan akan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026) besok. Aksi ini diperkirakan bakal melibatkan sekitar 1.500 massa.

Rencana pergerakan mahasiswa tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak internal BEM UI. Pergerakan massa akan difokuskan di satu titik jantung ibu kota sejak pagi hari.

“Rencananya aksi mulai pukul 10.00 WIB di Bundaran HI,” ujar Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, saat dihubungi pada Kamis (11/6/2026) dikutip melalui Kompas.com.

Dimas menjelaskan bahwa aksi turun ke jalan ini membawa keresahan kolektif yang telah dirumuskan secara matang. Setidaknya, terdapat lima poin tuntutan utama yang akan disuarakan oleh para mahasiswa dalam manifesto mereka esok hari.

“Jadi ada lima pokok tuntutan kami besok. Sudah dirangkum berdasarkan konsolidasi BEM seluruh fakultas di UI,” jelas Dimas.

Kelima tuntutan yang diusung oleh massa aksi BEM UI tersebut meliputi:

  1. Stop Pemborosan APBN.
  2. Turunkan harga kebutuhan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM).
  3. Hentikan Program MBG (Makan Bergizi Gratis) dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
  4. Hentikan militerisme di ranah sipil.
  5. Menuntut Prabowo berhenti mengelak dan akui kesalahan pemerintah.

Terbuka untuk Umum dan Libatkan Kampus Lain

Aksi unjuk rasa ini tidak hanya melibatkan internal Universitas Indonesia. Dimas mengungkapkan bahwa dalam proses konsolidasi awal, perwakilan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi lain di sekitar Jakarta dan Bogor juga turut hadir, seperti perwakilan BEM dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Kendati demikian, pihak BEM UI belum bisa memastikan apakah elemen mahasiswa dari kedua kampus tersebut akan ikut melebur bersama massa di lapangan esok hari.

Baca juga:  DPR Kritik Polri Dalam Kasus Nabilah O’Brien, Safaruddin: Kenapa Korban Jadi Tersangka

Meskipun bergerak secara independen, BEM UI menegaskan bahwa ruang penyampaian aspirasi ini dibuka lebar bagi masyarakat luas yang merasakan keresahan yang sama terkait kondisi sosial-ekonomi saat ini.

“Kami prinsipnya terbuka untuk seluruh masyarakat untuk yang ingin bergabung, dalam aksi besok,” kata Dimas.

Lebih lanjut, Dimas menggarisbawahi bahwa gerakan yang mereka inisiasi murni merupakan gerakan moral mahasiswa bersama rakyat tanpa adanya intervensi politik dari pihak luar.

“Tidak menutup atau memberikan batasan. Di samping itu kita tidak tergabung atau terafiliasi dengan massa mana pun,” imbuhnya.

Masyarakat yang akan melintasi kawasan Bundaran HI pada Jumat besok diimbau untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas seiring berlangsungnya aksi penyampaian pendapat tersebut sejak pukul 10.00 WIB.

(DAW)