BT menyampaikan di akhir video:
“Gak (tidak menarik gorden), orang memang anu’in (melecehkan) saya. Jangan berani-berani dengan saya ya.”
Kasus seperti ini memicu perhatian masyarakat terkait keamanan dan perlindungan penumpang, terutama perempuan, saat menggunakan transportasi umum jarak jauh seperti bus. Banyak netizen menyuarakan agar pihak operator bus meningkatkan pengawasan terhadap kejadian serupa demi mencegah terulangnya pelecehan di masa mendatang.
Saat artikel ini ditulis, kasus masih berstatus dalam penyelidikan polisi, dan perkembangan selanjutnya akan menunggu proses pemeriksaan saksi, pengumpulan bukti, serta kemungkinan penetapan tersangka oleh aparat kepolisian setempat.
(DAW)




You must be logged in to post a comment Login