Ancaman Bom di SMA Jakarta Timur Dipastikan Hoaks Oleh Tim Gegana Polda Metro

0
tim-detasemen-gegana-satbrimob-polda-metro-jaya-melakukan-sterilisasi-di-ruangan-kelas-sma-jaktim-dan-memastikan-tidak-ada-bom-1771934420371_169

Tim Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya melakukan sterilisasi di ruangan kelas SMA Jaktim dan memastikan tidak ada bom. (Dok. Istimewa)

Newestindonesia.co.id, Satuan Brimob Polda Metro Jaya bergerak cepat merespons laporan ancaman bom di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berada di Jatinegara, Jakarta Timur. Tim khusus penjinak bom Detasemen Gegana berhasil melakukan penyisiran secara menyeluruh, dan memastikan hasilnya nihil bom atau tidak ditemukan bahan peledak di lokasi.

Insiden ini bermula ketika salah satu staf sekolah menerima suatu ancaman melalui akun Instagram pribadinya yang menyebut adanya bom di lingkungan sekolah. Pesan tersebut kemudian diteruskan kepada pihak sekolah dan dilaporkan ke aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Tindakan Cepat Aparat

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, laporan itu segera ditindaklanjuti oleh tim Gegana dari Satuan Brimob. “Benar, sudah ditangani oleh Gegana. Hasilnya nihil bom,” ujar Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).

Lebih jauh, Budi menegaskan bahwa kehadiran aparat polisi di lokasi merupakan bentuk respons cepat atas segala informasi yang diterima dari masyarakat. Ia juga mengimbau warga untuk selalu melaporkan segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban melalui layanan darurat Call Center Polri 110.

“Apabila membutuhkan bantuan darurat masyarakat bisa menghubungi segera ke call center 110, operator kami siaga 24 jam penuh,” jelas Budi Hermanto.

Pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan ancaman yang dapat menimbulkan kepanikan atau kecemasan di masyarakat. Menurut Budi, polisi akan menindak tegas segala bentuk ancaman yang nyata maupun yang terbukti hoaks.

Penyisiran di Seluruh Area Sekolah

Setelah laporan diterima, Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya diterjunkan ke lokasi. Dengan perlengkapan lengkap, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh ke setiap sudut gedung sekolah — mencakup ruang kelas, laboratorium, koridor, dan fasilitas umum lainnya.

Baca juga:  Tragis! 2 PRT Lompat Dari Lantai 4 di Benhil, 1 Tewas, Polisi Periksa Majikan

Setelah proses sterilisasi selesai, tidak ditemukan benda mencurigakan maupun material berbahaya yang mengarah pada bom di sekolah tersebut. Kegiatan belajar mengajar berlangsung kondusif dan tanpa menimbulkan kepanikan di kalangan siswa maupun guru.

Pernyataan Pimpinan Brimob

Secara terpisah, Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menegaskan kesiapsiagaan pasukan Brimob dalam merespons semua potensi ancaman keamanan masyarakat.

“Setiap informasi yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat pasti kami tindak lanjuti. Kehadiran Brimob untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” tegas Kombes Henik.

Setelah penyisiran selesai, tim konsolidasi di lokasi tetap siaga mengantisipasi perkembangan lebih lanjut.

Catatan Konteks Tambahan

Kejadian ancaman bom di sekolah bukan pertama kali terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pada periode sebelumnya, beberapa sekolah internasional di Jakarta Utara dan Tangerang Selatan juga menerima ancaman serupa melalui pesan digital, namun polisi berhasil memastikan situasi aman dan terkendali.

Upaya cepat dan terkoordinasi dari Gegana Brimob Polda Metro Jaya berhasil memastikan keamanan lingkungan sekolah di Jatinegara setelah laporan ancaman bom yang ternyata tidak terbukti. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, berhati-hati dalam menyebarkan informasi, dan selalu melapor kepada pihak berwenang jika menemukan indikasi gangguan keamanan lainnya.

(DAW)

Tinggalkan Balasan