UK–Indonesia Perkuat Kerja Sama: Rp90 Triliun Untuk Kapal Nelayan & Pendidikan

0
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan keterangannya kepada awak media di London, Inggris, pada Rabu (21/1/2026). (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan keterangannya kepada awak media di London, Inggris, pada Rabu (21/1/2026). (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Newestindonesia.co.id, Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Inggris pada 20–21 Januari 2026 memberikan sejumlah capaian signifikan. Pemerintah Inggris berkomitmen menanamkan investasi senilai sekitar Rp90 triliun serta memperkuat kerja sama strategis — khususnya di sektor maritim dan pendidikan tinggi.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa komitmen investasi itu datang dari Inggris sebesar £4 miliar sterling, setara sekitar Rp90 triliun, yang diarahkan untuk mendukung berbagai program strategis Indonesia.

“Pertama, komitmen investasi sebesar 4 miliar pound sterling atau sekitar Rp90 triliun. Kedua, penguatan kerja sama di sektor maritim,” ujar Teddy kepada media usai lawatan.

Fokus Utama Investasi dan Kerja Sama

Investasi tersebut akan difokuskan pada pengembangan sektor maritim dan ekonomi nasional, termasuk rencana kerja sama pembuatan dan perakitan kapal nelayan di Indonesia.

Baca juga:  Ini Daftar Resuffle Kabinet Yang Diresmikan Oleh Presiden Prabowo

Tinggalkan Balasan