UK–Indonesia Perkuat Kerja Sama: Rp90 Triliun Untuk Kapal Nelayan & Pendidikan
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan keterangannya kepada awak media di London, Inggris, pada Rabu (21/1/2026). (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)
Menurut Teddy, kerja sama dengan Inggris mencakup pembangunan dan produksi 1.582 kapal nelayan yang akan dirakit secara domestik, membuka peluang penciptaan lapangan kerja besar-besaran di dalam negeri.
“Produksi dan perakitan kapal ini diperkirakan akan menyerap tenaga kerja besar di Indonesia, termasuk membuka peluang kerja langsung di sektor maritim,” tegas Teddy.
Kesepakatan ini juga menjadi bagian dari strategic partnership yang dibangun antara kedua negara, sebagaimana disampaikan dalam joint statement pemerintah Inggris dan Indonesia.
Kerja sama tersebut didasarkan pada nilai bersama sebagai negara demokrasi yang menghormati hak asasi manusia dan komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).