Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

Serangan Pakistan Ke Kabul Memanas, Kemlu: 43 WNI Di Afghanistan Dalam Kondisi Aman

Foto: Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah di kantor Kemlu, Jakarta Pusat (Adhfar/detik)

Newestindonesia.co.id, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Afghanistan dalam kondisi aman setelah serangan militer Pakistan yang mengguncang sejumlah wilayah, termasuk ibu kota Kabul.

Berdasarkan data terbaru dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kabul, tercatat terdapat 43 WNI yang saat ini berada di Afghanistan. Pemerintah memastikan tidak ada warga Indonesia yang menjadi target dari konflik yang terjadi antara Pakistan dan Afghanistan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah, mengatakan seluruh WNI tersebut telah terpantau dan dilaporkan dalam keadaan selamat.

“Berdasarkan catatan KBRI Kabul, WNI di Afganistan berjumlah 43 orang, di mana 15 orang di antaranya adalah keluarga besar KBRI. Dan seluruh WNI di Afganistan dilaporkan dalam keadaan aman mengingat WNI di KBRI Kabul tentunya bukan targeted parties ya dari konflik ini,” ujar Heni Hamidah di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026) dikutip melalui detikNews.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Imbauan KBRI Kabul kepada WNI

Meskipun kondisi WNI dipastikan aman, Kemlu melalui KBRI Kabul tetap mengeluarkan sejumlah imbauan kewaspadaan kepada warga Indonesia yang berada di negara tersebut.

Heni mengatakan, seluruh WNI diminta membatasi aktivitas di luar tempat tinggal serta meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi keamanan yang dapat berubah sewaktu-waktu.

“KBRI Kabul juga sudah melakukan imbauan kepada seluruh WNI di Afganistan untuk meningkatkan kewaspadaan dan membatasi perjalanan di luar domisili,” katanya.

Selain itu, KBRI juga meminta para WNI untuk menghindari lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi sasaran konflik, termasuk fasilitas pemerintahan dan pusat keramaian.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Menghindari instalasi pemerintahan dan pusat keramaian serta menjalin komunikasi dengan KBRI,” katanya.

Baca juga:  Digitalisasi Manajemen ASN, ATR/BPN Siapkan Aplikasi Dashboard SDM

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang berada di wilayah dengan situasi keamanan yang tidak stabil.

Latar Belakang Konflik Pakistan–Afghanistan

Ketegangan antara Pakistan dan Afghanistan kembali meningkat setelah militer Pakistan melakukan serangan terhadap sejumlah wilayah di Afghanistan, termasuk Kabul.

Serangan tersebut memicu eskalasi konflik antara kedua negara yang selama ini sudah diwarnai berbagai bentrokan di wilayah perbatasan. Menteri Pertahanan Pakistan bahkan menyebut situasi saat ini sebagai “perang terbuka” antara kedua negara setelah serangkaian bentrokan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut laporan sejumlah media internasional, serangan udara Pakistan sebelumnya juga menewaskan sedikitnya 13 warga sipil dan melukai tujuh lainnya dalam serangan di wilayah timur Afghanistan.

Pakistan menyebut serangan tersebut sebagai respons terhadap aktivitas kelompok militan yang dituding menggunakan wilayah Afghanistan sebagai basis operasi. Namun pemerintah Afghanistan mengecam tindakan tersebut karena dianggap melanggar kedaulatan negara.

Pemerintah Terus Memantau Situasi

Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa pemerintah Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi keamanan di Afghanistan melalui KBRI Kabul.

Komunikasi dengan WNI di wilayah tersebut juga terus dilakukan guna memastikan kondisi mereka tetap aman di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil dan uang tunai senilai sekitar Rp1 miliar dalam pengusutan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan pembentuk undang-undang untuk mengubah aturan mengenai uang pensiun bagi mantan pejabat negara. Perintah tersebut muncul setelah MK mengabulkan sebagian...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapi dengan santai rumor yang beredar luas di media sosial mengenai kabar kematiannya. Dalam sebuah video yang diunggah...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kepolisian menegaskan bahwa foto yang disebut-sebut sebagai wajah pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS)...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Garda Revolusi Iran (IRGC) melontarkan ancaman langsung terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di tengah konflik...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengusulkan penerapan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca di seluruh Indonesia untuk periode 16 hingga 20 Maret 2026. Dalam periode tersebut, sebagian...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Aktivis hak asasi manusia sekaligus Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras...

Advertisement