Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Harga Bensin Tembus US$4, Trump: “Tidak Terlalu Tinggi”

WASHINGTON, DC - 9 Juli 2025: Presiden AS Donald Trump menjawab pertanyaan selama makan siang multilateral dengan para pemimpin Afrika di Ruang Makan Negara Gedung Putih pada 9 Juli 2025 di Washington, DC. Para pemimpin Gabon, Guinea-Bissau, Liberia, Mauritania, dan Senegal bertemu dengan Trump selama makan siang tersebut. (Foto oleh Win McNamee/Getty Images)
WASHINGTON, DC - 9 Juli 2025: Presiden AS Donald Trump menjawab pertanyaan selama makan siang multilateral dengan para pemimpin Afrika di Ruang Makan Negara Gedung Putih pada 9 Juli 2025 di Washington, DC. Para pemimpin Gabon, Guinea-Bissau, Liberia, Mauritania, dan Senegal bertemu dengan Trump selama makan siang tersebut. (Foto oleh Win McNamee/Getty Images)

Newestindonesia.co.id, Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) di Amerika Serikat memicu gelombang ketidakpuasan publik. Mayoritas warga menilai Presiden Donald Trump turut bertanggung jawab atas kondisi tersebut.

Dikutip CNBC melalui detikFinance (17/4), Berdasarkan jajak pendapat nasional yang dilakukan Universitas Quinnipiac, sebanyak 65% responden menyalahkan Trump atas kenaikan harga BBM saat ini, baik sebagai penyebab utama maupun pihak yang berkontribusi terhadap situasi tersebut.

Selain itu, tingkat kepuasan publik terhadap penanganan ekonomi oleh Trump juga tergolong rendah. Hanya 38% responden yang menyatakan setuju dengan cara pemerintahannya mengelola perekonomian, menunjukkan adanya tekanan politik akibat melonjaknya harga energi.

Harga BBM Naik Signifikan

Kenaikan harga BBM di AS terjadi seiring konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya perang melawan Iran yang memicu gangguan pasokan energi global.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sejak konflik pecah pada akhir Februari 2026, harga bensin di AS melonjak sekitar 49% dibandingkan awal tahun. Harga bensin reguler yang sebelumnya berada sedikit di atas US$ 2,75 per galon kini telah mencapai sekitar US$ 4,093 per galon.

Sementara itu, harga diesel juga mengalami lonjakan tajam, dari kisaran US$ 3,50 per galon menjadi sekitar US$ 5,65 per galon.

Kondisi ini mempertegas dampak konflik geopolitik terhadap pasar energi global, yang secara langsung dirasakan oleh konsumen di tingkat domestik.

Respons Trump Tuai Kritik

Di tengah tekanan publik, Trump justru memberikan pernyataan yang memicu reaksi negatif.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Yah, harganya tidak terlalu tinggi,” kata Trump kepada seorang reporter di Gedung Putih saat ditanya berapa lama warga harus menghadapi harga bensin mahal.

Trump juga menilai kenaikan harga BBM masih dalam batas wajar dan merupakan konsekuensi dari kebijakan strategis untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Baca juga:  Presiden Ukraina Zelensky Bakal Bertemu Trump, Bahas Proposal Baru Untuk Akhiri Konflik Dengan Rusia

Faktanya, jika Anda perhatikan, pasar saham sedang naik, semuanya berjalan sangat baik, dan hal terpenting yang harus kita lakukan adalah memastikan bahwa Iran tidak memiliki senjata nuklir,” ujarnya.

Pernyataan tersebut dinilai tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi tekanan biaya hidup akibat lonjakan harga energi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Persepsi Publik dan Faktor Penyebab

Sejumlah survei lain menunjukkan tren serupa. Mayoritas warga AS menganggap harga BBM terus meningkat dan banyak yang mengaitkannya dengan kebijakan pemerintah serta konflik di Timur Tengah.

Bahkan, konflik dengan Iran disebut sebagai faktor utama kenaikan harga energi oleh sebagian besar responden, menunjukkan kuatnya hubungan antara geopolitik dan harga BBM global.

Dampak Lebih Luas ke Ekonomi

Kenaikan harga BBM tidak hanya berdampak pada biaya transportasi, tetapi juga berpotensi menekan konsumsi rumah tangga dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Dengan harga energi yang meningkat tajam, tekanan inflasi berisiko meningkat, terutama bagi masyarakat kelas menengah dan bawah yang paling terdampak oleh kenaikan harga kebutuhan sehari-hari.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ancaman bom menghebohkan kediaman kakak Paus Leo XIV di Amerika Serikat. Namun setelah penyelidikan menyeluruh oleh aparat keamanan, ancaman tersebut dipastikan tidak berdasar....

Regional

Newestindonesia.co.id, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk bersiap menghadapi potensi dampak dari konflik global serta fenomena iklim...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Produksi senjata nuklir Korea Utara kembali menjadi perhatian dunia internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyoroti adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan negara tersebut dalam mengembangkan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Partai Golkar menilai Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah bekerja keras untuk menjaga ketahanan energi...

Internasional

Newestindonesia.co.id, CEO Citadel, Ken Griffin, memperingatkan bahwa dunia berpotensi masuk ke jurang resesi apabila jalur energi vital global, Selat Hormuz, tetap ditutup dalam jangka...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Komisi I DPR RI meminta pemerintah memperkuat diplomasi energi menyusul langkah Amerika Serikat (AS) yang melakukan blokade di Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Raksasa perbankan Amerika Serikat, Citigroup, mencatatkan kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi pasar pada kuartal pertama 2026, didorong oleh lonjakan aktivitas perdagangan (trading) dan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Amerika Serikat (AS) memberlakukan blokade militer di kawasan strategis Selat Hormuz. Langkah ini langsung memicu...

Advertisement