Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

Ceramah ‘Mati Syahid’ Viral, Jusuf Kalla Dilaporkan Dugaan Penistaan Agama

Foto: Jusuf Kalla. (Ari Saputra/detikfoto)

Newestindonesia.co.id, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penistaan agama. Laporan tersebut muncul setelah video ceramahnya mengenai “mati syahid” viral di media sosial.

Pelaporan dilakukan oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) yang mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Minggu (12/4) malam.

Ketua Umum GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, menyampaikan bahwa pihaknya datang bersama sejumlah organisasi lain.

“Kami dari Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia tadi datang melaporkan Bapak Jusuf Kalla. Kehadiran kami juga mewakili sekitar 19 lembaga Kristen dan organisasi masyarakat,” kata Sahat dikutip melalui detikNews.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Laporan tersebut telah teregistrasi dengan nomor LP/B/2547/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 12 April 2026. Dalam laporan itu, JK dilaporkan dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

Alasan Pelaporan

Sahat menjelaskan bahwa ceramah JK yang viral dinilai menyakiti umat Kristen karena dianggap tidak sesuai dengan ajaran yang mereka yakini.

“Oleh karena itu kami melaporkan kepada Polda Metro Jaya, sehingga pernyataan ini yang sudah menimbulkan kegaduhan di media sosial itu lebih terarah, bisa diselesaikan secara hukum,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa ajaran Kristen tidak membenarkan kekerasan terhadap sesama manusia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Padahal dalam ajaran agama Kristen itu tidak ada mengajarkan itu, bahkan kita diajarkan untuk mengasihi sesama manusia bahkan musuh sekalipun,” imbuhnya.

Menurutnya, laporan ini dilakukan agar polemik yang berkembang di ruang publik bisa diselesaikan melalui jalur hukum.

Isi Pernyataan yang Dipersoalkan

Video ceramah JK yang beredar diketahui disampaikan di lingkungan kampus dan menyinggung konflik bernuansa agama seperti di Poso dan Ambon.

Baca juga:  Viral! Bule Ngamuk Hingga Acungkan Parang Ke Warga Gegara Speaker Tadarusan

Dalam potongan video yang viral, JK menyampaikan:

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kenapa agama gampang menjadi alasan konflik kayak di Poso, Ambon? Karena kedua-duanya Islam dan Kristen berpendapat mati atau menewaskan orang atau mematikan itu syahid.”

Pernyataan tersebut kemudian menuai kontroversi dan menjadi dasar pelaporan oleh GAMKI.

Respons Pihak Jusuf Kalla

Menanggapi laporan tersebut, pihak JK melalui juru bicaranya, Husain Abdullah, menyebut narasi yang beredar tidak utuh.

“Menurut saya sebelum melaporkan, sebaiknya mengkaji sebaik baiknya konten yang sedang viral. Karena terpotong dan diberi narasi yang melenceng dari substansinya,” ujar Husain.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menegaskan bahwa pernyataan JK sebenarnya bertujuan menjelaskan konteks konflik dan upaya perdamaian, bukan membenarkan kekerasan.

JK, katanya, tidak membenarkan kelompok yang manapun, sebab kelompok yang bertikai itu sama-sama keliru.

Potensi Penyelesaian

Meski menempuh jalur hukum, pihak pelapor membuka kemungkinan penyelesaian secara damai apabila ada klarifikasi atau permintaan maaf dari JK.

“Justru karena kita mengampuni, kita tidak mau kemudian ini menjadi kegaduhan di media sosial… Sehingga kita letakkan ini di ranah hukum,” kata Sahat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Saat ini, proses hukum masih berjalan dan pihak kepolisian akan menindaklanjuti laporan tersebut.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendorong peran aktif industri besar dalam membina pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM) guna memperkuat ekosistem halal...

Regional

Newestindonesia.co.id, Video yang memperlihatkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga berulat di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial. Peristiwa...

Regional

Newestindonesia.co.id, Video yang memperlihatkan cekcok antara seorang pengemudi mobil dengan pengamen “manusia silver” viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Cideng, Kecamatan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang wanita berinisial I (49) ditemukan tewas di dalam rumahnya di kawasan Perumahan Pondok Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan. Polisi menduga korban...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang karyawan minimarket di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ditangkap polisi setelah terbukti membobol brankas tempatnya bekerja dan menggasak uang puluhan juta rupiah....

Regional

Newestindonesia.co.id, Polisi berhasil mengungkap kasus pembegalan terhadap seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Dalam pengungkapan tersebut, aparat menangkap lima pelaku...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel. Penetapan tersangka dilakukan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus penggelapan uang yang melibatkan seorang menantu di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Pelaku berinisial SU diduga...

Advertisement