Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Jutaan Demonstran Turun Ke Jalan dalam Aksi “No Kings”, Soroti Ancaman Demokrasi AS

LOS ANGELES, AMERIKA SERIKAT - 28 Maret: Sosok pendukung Trump terlihat di unjuk rasa 'No Kings' di pusat kota Los Angeles, California, Amerika Serikat pada 28 Maret 2026. (Foto oleh Jon Putman/Anadolu via Getty Images)
LOS ANGELES, AMERIKA SERIKAT - 28 Maret: Sosok pendukung Trump terlihat di unjuk rasa 'No Kings' di pusat kota Los Angeles, California, Amerika Serikat pada 28 Maret 2026. (Foto oleh Jon Putman/Anadolu via Getty Images)

Newestindonesia.co.id, Gelombang demonstrasi besar bertajuk “No Kings” kembali mengguncang Amerika Serikat. Ribuan hingga jutaan warga turun ke jalan di berbagai kota untuk memprotes gaya kepemimpinan Presiden Donald Trump yang dinilai semakin otoriter.

Dilansir AFP melalui detikNews, aksi ini berlangsung pada Sabtu (28/3/2026) waktu setempat dan tersebar di seluruh 50 negara bagian. Penyelenggara menyebut sekitar 8 juta orang berpartisipasi dalam lebih dari 3.300 aksi di berbagai kota besar hingga wilayah kecil.

Aksi ini merupakan gelombang ketiga dalam kurang dari setahun dari gerakan akar rumput “No Kings”, yang menjadi salah satu oposisi paling vokal terhadap Trump sejak memulai masa jabatan keduanya pada Januari 2025.

Di New York, puluhan ribu orang turun ke jalan, termasuk aktor peraih Oscar Robert De Niro yang dikenal sebagai pengkritik keras Trump. Demonstrasi juga terjadi dari Atlanta hingga San Diego, menunjukkan skala nasional yang luas.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sejumlah demonstran menyuarakan kekhawatiran terhadap kondisi demokrasi di Amerika Serikat.

“Tidak ada negara yang dapat memerintah tanpa persetujuan rakyat,” kata veteran militer berusia 36 tahun, Marc McCaughey, kepada AFP di Atlanta.

Ia menambahkan bahwa banyak warga merasa konstitusi sedang berada dalam ancaman serius.

“Kami di sini karena kami merasa Konstitusi terancam dalam berbagai cara. Keadaan tidak normal. Keadaan tidak baik,” ujarnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara itu, seorang pensiunan bernama Robert Pavosevich juga menyampaikan kritik tajam terhadap presiden.

“Dia terus berbohong dan berbohong dan berbohong dan berbohong, dan tidak ada yang mengatakan apa pun. Jadi ini situasi yang mengerikan yang kita alami,” katanya.

Di Washington DC, ribuan demonstran memadati National Mall sambil membawa berbagai spanduk, termasuk tuntutan agar Trump mundur serta seruan melawan fasisme.

Baca juga:  Gencatan Senjata Tak Hentikan Serangan, 5 Tewas Di Lebanon Termasuk Jurnalis

Tidak hanya di dalam negeri, aksi solidaritas juga terjadi di sejumlah kota di Eropa seperti Amsterdam, Madrid, dan Roma. Di Roma, sekitar 20 ribu orang ikut berunjuk rasa di bawah pengamanan ketat aparat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Isu yang Diprotes

Aksi “No Kings” dipicu oleh berbagai kebijakan Trump yang menuai kontroversi, mulai dari kebijakan imigrasi garis keras hingga keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik dengan Iran.

Selain itu, para demonstran juga menyoroti dugaan perluasan kekuasaan eksekutif yang dianggap mengancam prinsip demokrasi. Dalam sejumlah aksi, muncul slogan yang menyamakan Trump dengan pemimpin monarki atau otoriter.

Secara keseluruhan, aksi ini disebut sebagai salah satu demonstrasi terbesar dalam sejarah Amerika Serikat, dengan partisipasi jutaan orang dan jangkauan lintas negara bagian.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan spionase kembali mengguncang Amerika Serikat. Kali ini, sorotan tertuju pada mantan Wali Kota Arcadia, California, bernama Eileen Wang yang mengaku bertindak...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Sebuah batu ruby raksasa seberat 11.000 karat ditemukan di wilayah Mogok, Myanmar, kawasan yang dikenal sebagai pusat tambang batu mulia dunia. Penemuan tersebut...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal terbaru yang diajukan Teheran terkait upaya mengakhiri konflik...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menghadapi tekanan politik besar setelah hampir 80 anggota parlemen dari Partai Buruh mendesaknya untuk mengundurkan diri dari jabatan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ukraina kembali dihantam serangan drone Rusia hanya beberapa saat setelah masa gencatan senjata tiga hari berakhir. Serangan terbaru itu menyasar ibu kota Kyiv...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Sebuah dokumenter tentang Gaza yang sebelumnya ditangguhkan penayangannya oleh penyiar publik Inggris, BBC, justru berhasil memenangkan penghargaan bergengsi BAFTA TV Awards 2026. Kemenangan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Uni Eropa resmi menyetujui pemulihan penuh hubungan perdagangan dengan Suriah, menandai perubahan besar dalam hubungan diplomatik kedua pihak setelah lebih dari satu dekade...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Warga Bolivia mulai beralih ke mobil listrik di tengah krisis bahan bakar yang semakin parah. Kelangkaan bensin, melonjaknya harga BBM, hingga isu kualitas...

Advertisement