Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Wali Kota di AS Mengaku Jadi Mata-mata China, Ini Sosok Eileen Wang

Foto: Eileen Wang (Situs resmi Kota Arcadia)

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan spionase kembali mengguncang Amerika Serikat. Kali ini, sorotan tertuju pada mantan Wali Kota Arcadia, California, bernama Eileen Wang yang mengaku bertindak sebagai agen asing untuk pemerintah China.

Pengakuan tersebut memicu perhatian luas karena Wang merupakan pejabat publik di Amerika Serikat yang pernah memegang posisi strategis di tingkat lokal. Ia bahkan tercatat sebagai perempuan China-Amerika pertama yang menjadi anggota Dewan Kota Arcadia.

Menurut laporan media internasional, Wang didakwa karena menyebarkan propaganda pro-Beijing di wilayah Amerika Serikat atas arahan pejabat pemerintah China.

Berasal dari Keluarga Imigran China

Dilansir melalui dilansir The Hill dan Los Angeles Times (13/05), Eileen Wang diketahui berasal dari keluarga imigran China yang menetap di California, Amerika Serikat. Ayahnya bekerja sebagai dokter di Universitas Southern California, sementara ibunya merupakan seorang ahli akupuntur. Wang kemudian pindah ke Arcadia pada awal tahun 2000-an.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Arcadia sendiri merupakan kota kecil di California Selatan yang berlokasi sekitar 24 kilometer dari pusat Los Angeles dan memiliki populasi sekitar 55 ribu jiwa. Kota itu dikenal memiliki komunitas warga keturunan Asia yang cukup besar.

Terpilih Jadi Dewan Kota Hingga Menjadi Wali Kota

Karier politik Wang mulai menanjak setelah dirinya terpilih sebagai anggota Dewan Kota Arcadia pada November 2022. Ia kemudian menjabat sebagai wali kota melalui sistem rotasi kepemimpinan yang diterapkan di kota tersebut.

Namun, perjalanan politiknya mendadak runtuh setelah otoritas federal Amerika Serikat mengungkap dugaan keterlibatannya dalam operasi propaganda pemerintah China.

Dalam dokumen pengadilan federal, Wang disebut bekerja sama dengan mantan tunangannya, Yaoning “Mike” Sun, untuk menjalankan situs berita bernama “U.S. News Center”. Situs tersebut disebut digunakan untuk menyebarkan narasi yang menguntungkan pemerintah China kepada komunitas warga keturunan China di Amerika Serikat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Disebut Sebarkan Propaganda Pro-China

Penyelidikan FBI mengungkap bahwa Wang dan rekannya menerima arahan langsung dari pejabat pemerintah China melalui komunikasi terenkripsi.

Baca juga:  Wanita Asal Florida Klaim Telah Nikah Dengan Trump Dan Datangi Kediaman

Konten yang dipublikasikan di situs tersebut disebut berisi propaganda pro-Beijing, termasuk artikel yang menyangkal dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang.

Dalam salah satu dokumen pengadilan, pejabat China bahkan disebut meminta Wang untuk segera mempublikasikan artikel tertentu dan memantau jumlah pembacanya.

Asisten Direktur Divisi Kontra Intelijen dan Spionase FBI, Roman Rozhavsky, mengatakan tindakan Wang menjadi bukti adanya upaya pemerintah asing mempengaruhi demokrasi Amerika Serikat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Berdasarkan pengakuannya sendiri, Eileen Wang secara diam-diam melayani kepentingan pemerintah China,” kata Rozhavsky dalam pernyataannya.

Ia menambahkan bahwa siapa pun yang bertindak untuk pemerintah asing demi mempengaruhi sistem demokrasi AS akan diidentifikasi dan diproses hukum.

Mengundurkan Diri dan Terancam 10 Tahun Penjara

Setelah kasus tersebut mencuat, Wang resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai wali kota dan anggota Dewan Kota Arcadia. Pemerintah kota Arcadia juga menegaskan bahwa dugaan aktivitas ilegal itu terjadi sebelum Wang resmi menjabat dan tidak melibatkan sumber daya pemerintah kota.

Sementara itu, Yaoning “Mike” Sun yang disebut menjadi rekan Wang dalam operasi propaganda tersebut sebelumnya telah mengaku bersalah dan dijatuhi hukuman empat tahun penjara.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Eileen Wang kini menghadapi ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara jika dinyatakan bersalah oleh pengadilan federal Amerika Serikat.

Kasus ini kembali memanaskan isu hubungan Amerika Serikat dan China, terutama terkait dugaan operasi pengaruh asing dan aktivitas spionase di wilayah AS.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Sebuah batu ruby raksasa seberat 11.000 karat ditemukan di wilayah Mogok, Myanmar, kawasan yang dikenal sebagai pusat tambang batu mulia dunia. Penemuan tersebut...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal terbaru yang diajukan Teheran terkait upaya mengakhiri konflik...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menghadapi tekanan politik besar setelah hampir 80 anggota parlemen dari Partai Buruh mendesaknya untuk mengundurkan diri dari jabatan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ukraina kembali dihantam serangan drone Rusia hanya beberapa saat setelah masa gencatan senjata tiga hari berakhir. Serangan terbaru itu menyasar ibu kota Kyiv...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Sebuah dokumenter tentang Gaza yang sebelumnya ditangguhkan penayangannya oleh penyiar publik Inggris, BBC, justru berhasil memenangkan penghargaan bergengsi BAFTA TV Awards 2026. Kemenangan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Uni Eropa resmi menyetujui pemulihan penuh hubungan perdagangan dengan Suriah, menandai perubahan besar dalam hubungan diplomatik kedua pihak setelah lebih dari satu dekade...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Warga Bolivia mulai beralih ke mobil listrik di tengah krisis bahan bakar yang semakin parah. Kelangkaan bensin, melonjaknya harga BBM, hingga isu kualitas...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Israel mendeportasi dua aktivis asing yang ditangkap saat mengikuti misi kapal kemanusiaan menuju Jalur Gaza. Kedua aktivis tersebut adalah Saif Abu Keshek, warga...

Advertisement