Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Iran Serang 27 Pangkalan AS, Ledakan Mengguncang Dubai Dan Doha

HEBRON, TEPI BARAT - 1 MARET: Beberapa rudal yang diluncurkan dari Iran terlihat di langit di atas Hebron saat serangan rudal Iran sebagai balasan atas serangan AS-Israel berlanjut pada 1 Maret 2026 di Tepi Barat. (Foto oleh Wisam Hashlamoun/Anadolu via Getty Images)
HEBRON, TEPI BARAT - 1 MARET: Beberapa rudal yang diluncurkan dari Iran terlihat di langit di atas Hebron saat serangan rudal Iran sebagai balasan atas serangan AS-Israel berlanjut pada 1 Maret 2026 di Tepi Barat. (Foto oleh Wisam Hashlamoun/Anadolu via Getty Images)

Newestindonesia.co.id, Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran melancarkan serangan balasan besar-besaran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk. Serangan tersebut dilaporkan menyasar puluhan fasilitas militer AS, dengan sejumlah ledakan terdengar di beberapa kota besar seperti Dubai di Uni Emirat Arab dan Doha di Qatar.

Serangan ini terjadi setelah Amerika Serikat bersama Israel melancarkan operasi militer besar ke Iran pada akhir Februari 2026. Operasi tersebut menargetkan berbagai fasilitas militer dan kepemimpinan Iran, termasuk yang dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di sejumlah negara Timur Tengah.

Iran Klaim Serang Puluhan Pangkalan Militer AS

Militer Iran menyatakan bahwa operasi balasan tersebut menyasar puluhan instalasi militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Dalam laporan media, serangan itu disebut menargetkan hingga 27 pangkalan militer AS yang tersebar di berbagai negara Teluk.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sasaran serangan meliputi fasilitas militer di Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Kuwait hingga wilayah lain yang menampung pasukan Amerika.

Iran menyebut serangan ini sebagai respons langsung terhadap operasi militer yang dilakukan Washington dan Tel Aviv terhadap wilayahnya.

Ledakan Terdengar di Dubai dan Doha

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa suara ledakan terdengar di beberapa kota besar di kawasan Teluk, termasuk Dubai dan Doha.

Di Doha, ledakan dilaporkan terdengar di sekitar pangkalan udara Al Udeid yang merupakan salah satu fasilitas militer terbesar milik Amerika Serikat di Timur Tengah. Serangan tersebut dilaporkan merusak sistem radar di pangkalan tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara itu di Uni Emirat Arab, dampak serangan juga dilaporkan terasa di beberapa lokasi, termasuk di sekitar bandara internasional. Insiden tersebut bahkan dilaporkan menyebabkan korban jiwa dan luka-luka.

Baca juga:  China Dan Mesir Tandatangani Perjanjian Pengoperasian Untuk Kawasan Bisnis

Satu orang dilaporkan tewas dan beberapa lainnya mengalami luka setelah serangan yang menghantam kawasan Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi. Selain itu, sejumlah orang juga dilaporkan terluka akibat dampak serangan di Bandara Internasional Dubai.

Konflik Memanas di Timur Tengah

Serangan Iran ini menandai eskalasi besar dalam konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Ketegangan meningkat drastis setelah serangan udara gabungan AS dan Israel terhadap Iran yang menargetkan berbagai fasilitas militer dan pejabat tinggi negara tersebut.

Operasi militer tersebut merupakan salah satu serangan terbesar terhadap Iran dalam beberapa dekade terakhir dan memicu ancaman balasan keras dari Teheran.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sebagai respons, Iran menyatakan seluruh pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah menjadi target sah bagi serangan balasan.

Serangan rudal dan drone kemudian diluncurkan ke sejumlah negara yang menampung pasukan AS, termasuk Bahrain, Kuwait, Qatar, hingga Uni Emirat Arab.

Dampak Regional dan Kekhawatiran Perang Lebih Luas

Eskalasi konflik ini menimbulkan kekhawatiran akan meluasnya perang di kawasan Timur Tengah. Sejumlah negara Teluk meningkatkan status keamanan dan menutup sebagian wilayah udara mereka setelah serangan terjadi.

Bandara di beberapa negara juga dilaporkan mengalami gangguan operasional, sementara sejumlah maskapai membatalkan penerbangan ke kawasan tersebut demi alasan keselamatan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Situasi ini memicu kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan, termasuk potensi gangguan terhadap jalur energi global di Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur perdagangan minyak paling penting di dunia.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang
Baca juga:  Serang Balik, Rudal Iran Hantam Institut Sains Terkemuka Israel

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ancaman bom menghebohkan kediaman kakak Paus Leo XIV di Amerika Serikat. Namun setelah penyelidikan menyeluruh oleh aparat keamanan, ancaman tersebut dipastikan tidak berdasar....

Internasional

Newestindonesia.co.id, Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) di Amerika Serikat memicu gelombang ketidakpuasan publik. Mayoritas warga menilai Presiden Donald Trump turut bertanggung jawab atas...

Regional

Newestindonesia.co.id, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk bersiap menghadapi potensi dampak dari konflik global serta fenomena iklim...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Produksi senjata nuklir Korea Utara kembali menjadi perhatian dunia internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyoroti adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan negara tersebut dalam mengembangkan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Partai Golkar menilai Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah bekerja keras untuk menjaga ketahanan energi...

Internasional

Newestindonesia.co.id, CEO Citadel, Ken Griffin, memperingatkan bahwa dunia berpotensi masuk ke jurang resesi apabila jalur energi vital global, Selat Hormuz, tetap ditutup dalam jangka...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Komisi I DPR RI meminta pemerintah memperkuat diplomasi energi menyusul langkah Amerika Serikat (AS) yang melakukan blokade di Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Amerika Serikat (AS) memberlakukan blokade militer di kawasan strategis Selat Hormuz. Langkah ini langsung memicu...

Advertisement