Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Musik

Profil Slipknot: Band Metal Bertopeng Yang Menguasai Dunia Musik Keras

AUSTRALIA   30 JANUARI HARI BESAR Foto SLIPKNOT berpose di festival Foto oleh Martin PhilbeyRedferns via Getty Images
AUSTRALIA - 30 JANUARI: HARI BESAR Foto SLIPKNOT, berpose di festival (Foto oleh Martin Philbey/Redferns via Getty Images)

Newestindonesia.co.id, Slipknot adalah salah satu band metal paling ikonik dan berpengaruh dalam sejarah musik modern. Identik dengan topeng menyeramkan, energi brutal di atas panggung, serta lirik penuh emosi, Slipknot berhasil menembus batas antara musik underground dan arus utama dunia hiburan. Sejak kemunculannya pada akhir 1990-an, band asal Amerika Serikat ini telah membangun basis penggemar global yang loyal—dikenal sebagai Maggots—dan menjelma menjadi simbol perlawanan, ekspresi kemarahan, serta kebebasan musikal.

Awal Terbentuknya Slipknot

Slipknot dibentuk pada 1995 di Des Moines, Iowa. Di tengah maraknya musik grunge dan alternative rock kala itu, Slipknot hadir membawa nuansa ekstrem yang memadukan heavy metal, nu metal, industrial, hingga unsur eksperimental. Formasi awal mereka kerap berubah sebelum akhirnya menemukan komposisi solid yang membuat nama Slipknot melejit secara internasional.

Yang membuat Slipknot berbeda sejak awal bukan hanya musiknya yang agresif, tetapi juga konsep visual. Para personel tampil menggunakan topeng unik yang mewakili karakter masing-masing. Identitas pribadi sengaja disamarkan agar fokus tetap pada musik, bukan ketenaran individu.

Pendekatan ini terbukti efektif—Slipknot tampil misterius, menakutkan, namun sangat memikat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Terobosan Global Lewat Album Debut

Pada 1999, Slipknot merilis album debut self-titled Slipknot. Album ini langsung menggebrak dunia metal dengan lagu-lagu keras seperti “Wait and Bleed” dan “Spit It Out”. Kombinasi riff gitar brutal, perkusi bertumpuk dari beberapa drummer dan sampler, serta vokal emosional membuat Slipknot terdengar segar sekaligus mengerikan.

Album ini tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga mendapat pujian kritikus. Slipknot pun mulai tampil di festival besar seperti Ozzfest, memperluas pengaruh mereka ke berbagai negara.

Baca juga:  ArumtaLa Comeback dengan “Salam Sehat”, Siap Menuju Album Penuh 2026

Kesuksesan ini membuka jalan bagi album-album berikutnya yang semakin matang secara musikal.

Era Keemasan dan Dominasi di Dunia Metal

Puncak popularitas Slipknot datang pada awal 2000-an lewat album Iowa (2001). Album ini dikenal sebagai salah satu rilisan paling gelap dan brutal dalam sejarah metal modern. Tema depresi, kemarahan, trauma, dan konflik internal dibungkus dalam komposisi musik yang tanpa kompromi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Lagu-lagu seperti “People = Shit” dan “Disasterpiece” menjadi anthem bagi generasi metal kala itu.

Setelah Iowa, Slipknot merilis Vol. 3: (The Subliminal Verses) pada 2004 yang menunjukkan sisi lebih melodis tanpa kehilangan keganasan. Lagu “Duality” dan “Before I Forget” bahkan membawa Slipknot ke tangga lagu mainstream dan memperluas audiens mereka ke luar komunitas metal.

Sejak saat itu, Slipknot resmi menjadi band metal papan atas dunia.

Konsep Topeng: Simbol Identitas Slipknot

Salah satu ciri khas terkuat Slipknot adalah topeng yang selalu berevolusi di setiap era album. Setiap anggota memiliki desain topeng berbeda, mencerminkan kepribadian, kondisi mental, hingga perjalanan emosional mereka.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bagi Slipknot, topeng bukan sekadar gimmick visual. Ia adalah simbol kebebasan berekspresi, cara untuk “membunuh ego”, dan menyatu sepenuhnya dengan musik.

Setiap pergantian album biasanya diiringi perubahan topeng—sebuah momen yang selalu dinantikan penggemar di seluruh dunia.

Sosok Vokalis yang Ikonik

Di balik keganasan Slipknot, terdapat sosok frontman karismatik, Corey Taylor. Ia dikenal memiliki rentang vokal luar biasa—mampu berteriak penuh amarah sekaligus bernyanyi melankolis dengan emosi dalam.

Corey Taylor menjadi wajah paling dikenal dari Slipknot dan kerap dianggap sebagai salah satu vokalis metal terbaik sepanjang masa. Lirik-lirik yang ia tulis banyak mengangkat isu kesehatan mental, kesepian, kemarahan terhadap sistem, serta perjuangan pribadi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tema-tema ini membuat musik Slipknot terasa relevan dan dekat bagi jutaan penggemarnya.

Baca juga:  Super Flu Ramai Dibicarakan, Menkes Ungkap Perbedaannya Dengan COVID-19

Perjalanan Panjang dan Tragedi

Perjalanan Slipknot tidak selalu mulus. Band ini mengalami konflik internal, kelelahan mental, hingga kehilangan anggota penting. Salah satu momen paling menyedihkan adalah wafatnya bassist mereka, Paul Gray, pada 2010.

Kematian Paul Gray sempat membuat masa depan Slipknot dipertanyakan. Namun band ini memilih bangkit dan melanjutkan perjuangan sebagai bentuk penghormatan bagi sang sahabat.

Album All Hope Is Gone (2008), .5: The Gray Chapter (2014), hingga We Are Not Your Kind (2019) menunjukkan bahwa Slipknot tetap relevan, agresif, dan kreatif meski diterpa berbagai cobaan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Konser yang Brutal dan Spektakuler

Slipknot dikenal sebagai salah satu band dengan pertunjukan live paling intens di dunia. Konser mereka penuh dengan:

  • Aksi headbang massal
  • Mosh pit besar-besaran
  • Efek api dan visual gelap
  • Energi tanpa henti dari awal hingga akhir

Bagi banyak penggemar, menonton Slipknot secara langsung bukan sekadar konser, melainkan pengalaman katarsis emosional.

Tak heran jika tiket konser mereka hampir selalu ludes terjual, baik di Amerika, Eropa, hingga Asia.

Pengaruh Besar di Dunia Musik

Pengaruh Slipknot terhadap musik metal modern sangat besar. Mereka membuka jalan bagi banyak band nu metal dan metalcore untuk masuk ke arus utama tanpa harus mengorbankan identitas keras mereka.

Beberapa dampak penting Slipknot antara lain:

Advertisement. Scroll to continue reading.
  • Membuat musik ekstrem diterima publik luas
  • Menggabungkan visual teatrikal dengan metal modern
  • Mengangkat isu mental health lewat lirik keras
  • Mengubah standar konser metal menjadi lebih spektakuler

Slipknot bukan hanya band, melainkan fenomena budaya.

Filosofi di Balik Musik Slipknot

Meski terlihat brutal, Slipknot sering menekankan bahwa musik mereka adalah sarana penyembuhan emosional. Banyak lagu mereka berbicara tentang:

Baca juga:  DJ Vinn Makin Melambung Di Panggung Nasional, Awalnya Dari Konten Kreator
  • Rasa marah yang terpendam
  • Depresi dan kecemasan
  • Perjuangan melawan penolakan sosial
  • Pencarian jati diri

Bagi jutaan penggemar, Slipknot menjadi tempat meluapkan emosi negatif secara sehat melalui musik.

Inilah yang membuat hubungan band ini dengan fans terasa sangat kuat dan personal.

Slipknot di Era Modern

Hingga kini, Slipknot tetap aktif merilis musik dan tampil di festival besar dunia. Mereka berhasil beradaptasi dengan perubahan industri musik tanpa kehilangan identitas.

Di tengah era digital dan media sosial, Slipknot justru semakin relevan bagi generasi baru pencinta musik keras.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mereka membuktikan bahwa metal ekstrem tidak pernah mati—justru terus berevolusi.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Sebuah pesawat militer Amerika Serikat (AS) mengalami kecelakaan saat latihan darurat di Filipina yang membuat lima personel militer Amerika luka-luka, Rabu (25/2/2026). Insiden...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, Dunia hiburan kembali berduka setelah Katherine Hartley Short, putri aktor dan komedian ternama Martin Short, ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Hollywood Hills,...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Pasar saham Amerika Serikat menguat pada Selasa (24/2/2026) setelah investor mendapat dorongan baru bahwa gelombang artificial intelligence (AI) masih menyimpan peluang kenaikan, meskipun...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, alias El Mencho, pemimpin salah satu organisasi kriminal paling berpengaruh di Meksiko, Cartel Jalisco Nueva Generación (CJNG), tewas dalam...

Musik

Newestindonesia.co.id, Dunia musik rock Jepang tengah berduka. Shinya Yamada, drummer legendaris band rock visual kei LUNA SEA, meninggal dunia pada 17 Februari 2026 pukul...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa Indonesia akan menerima perlakuan khusus dari Amerika Serikat (AS) apabila terjadi perubahan kebijakan tarif perdagangan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Republik Indonesia kini telah menarik perhatian serius dari 12 investor raksasa asal Amerika Serikat (AS) yang melihat iklim...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Konflik berkepanjangan di Jalur Gaza kembali menjadi sorotan dalam pertemuan perdana Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang digagas oleh Presiden Donald Trump...

Advertisement