Begini Cara Menghentikan Telepon Spam Dan Penipuan dari Nomor Tak Dikenal

Begini Cara Menghentikan Telepon Spam Dan Penipuan dari Nomor Tak Dikenal

Penipuan online dari nomor tidak dikenal. Foto: Newest Indonesia

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Di era digital, telepon dari nomor tak dikenal semakin sering diterima oleh masyarakat. Tidak sedikit di antaranya merupakan panggilan yang terindikasi sebagai upaya penipuan, mulai dari mengaku sebagai petugas bank, perusahaan ekspedisi, instansi pemerintah, hingga pihak kepolisian.

Pelaku memanfaatkan berbagai teknik rekayasa sosial atau social engineering untuk membuat calon korban panik, percaya, dan akhirnya memberikan informasi pribadi maupun mentransfer sejumlah uang.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara. Dengan semakin mudahnya teknologi komunikasi berkembang, pelaku penipuan juga semakin kreatif dalam menjalankan aksinya.

Karena itu, masyarakat perlu mengetahui cara menghindari panggilan mencurigakan agar tidak menjadi korban kejahatan siber.

Mengapa Nomor Kita Bisa Dihubungi Penipu?

Banyak orang bertanya-tanya mengapa nomor telepon mereka bisa diketahui oleh pihak yang tidak dikenal.

Ada beberapa kemungkinan penyebabnya, antara lain:

  • Nomor telepon pernah didaftarkan pada layanan online yang mengalami kebocoran data.
  • Nomor dibagikan saat mengikuti undian, survei, atau promosi.
  • Informasi kontak tersebar melalui media sosial.
  • Data dijual oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
  • Nomor dibuat secara acak menggunakan sistem auto dialer.

Teknologi auto dialer memungkinkan pelaku menghubungi ribuan nomor setiap hari hingga menemukan calon korban yang merespons.

Ciri-Ciri Telepon Penipuan

Sebelum mengetahui cara menghindarinya, penting mengenali karakteristik telepon penipuan.

Beberapa ciri yang sering ditemukan antara lain:

1. Mengaku dari Instansi Resmi

Pelaku sering mengaku sebagai pegawai bank, kantor pajak, BPJS, kepolisian, bea cukai, perusahaan ekspedisi, atau penyedia layanan telekomunikasi.

Mereka menggunakan bahasa yang meyakinkan agar korban percaya.

2. Menimbulkan Kepanikan

Korban diberitahu bahwa rekening akan diblokir, paket bermasalah, pajak menunggak, atau ada transaksi mencurigakan.

Tujuannya agar korban mengambil keputusan secara terburu-buru.

3. Meminta Data Pribadi

Pelaku meminta:

  • Nomor KTP
  • Nomor kartu ATM
  • PIN
  • Password
  • OTP
  • CVV kartu kredit

Instansi resmi pada umumnya tidak pernah meminta informasi rahasia tersebut melalui telepon.

Baca juga:  Mengenal Fotoyu: Marketplace Foto Running Yang Kian Populer Di Indonesia

4. Meminta Transfer Uang

Korban diminta membayar biaya administrasi, pajak, atau denda agar masalah dapat diselesaikan.

Padahal uang tersebut langsung masuk ke rekening pelaku.

5. Menggunakan Nomor Tidak Dikenal

Sebagian menggunakan nomor seluler biasa, sebagian lagi memakai teknologi spoofing sehingga nomor terlihat seperti berasal dari institusi tertentu.

Cara Agar Tidak Ditelepon Orang Tak Dikenal Terindikasi Penipuan

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko menerima panggilan mencurigakan.

1. Aktifkan Fitur Filter Spam

Hampir semua smartphone Android terbaru memiliki fitur pendeteksi spam.

Begitu juga pada iPhone yang menyediakan fitur Silence Unknown Callers.

Fitur tersebut membantu menyaring panggilan dari nomor yang belum dikenal.

2. Gunakan Aplikasi Identifikasi Nomor

Aplikasi identifikasi nomor dapat membantu mengenali apakah sebuah nomor pernah dilaporkan sebagai spam atau penipuan oleh pengguna lain.

Ketika ada panggilan masuk, aplikasi akan memberikan peringatan sehingga pengguna dapat memilih untuk tidak menjawabnya.

3. Jangan Mengangkat Nomor Asing yang Tidak Penting

Apabila sedang tidak menunggu panggilan penting, sebaiknya abaikan nomor yang tidak dikenal.

Jika memang penting, biasanya penelepon akan mengirim pesan singkat atau menghubungi kembali.

4. Jangan Menelepon Balik Nomor Mencurigakan

Sebagian modus penipuan memanfaatkan korban agar menelepon balik nomor premium yang memiliki tarif sangat mahal.

Karena itu, hindari menghubungi kembali nomor yang mencurigakan.

5. Jangan Memberikan Data Rahasia

Apa pun alasannya, jangan pernah memberikan:

  • PIN ATM
  • OTP
  • Password mobile banking
  • CVV kartu kredit
  • Kode verifikasi

Informasi tersebut hanya boleh diketahui oleh pemilik akun.

6. Periksa Kebenaran Informasi

Jika penelepon mengaku berasal dari bank atau instansi tertentu, tutup telepon terlebih dahulu.

Kemudian hubungi nomor resmi yang tertera di website atau aplikasi resmi instansi tersebut.

Jangan menggunakan nomor yang diberikan oleh penelepon.

7. Blokir Nomor yang Mengganggu

Apabila nomor tersebut terus menghubungi Anda, segera lakukan pemblokiran melalui menu panggilan pada smartphone.

Baca juga:  Apa Itu CPM dan RPM? Ini Cara Kerjanya Dalam Digital Marketing

Langkah sederhana ini dapat mengurangi gangguan di kemudian hari.

8. Laporkan Nomor Spam

Banyak aplikasi identifikasi nomor menyediakan fitur pelaporan spam.

Semakin banyak laporan yang diberikan pengguna, semakin mudah sistem mengenali nomor penipu.

Cara Memblokir Nomor di Android

Pengguna Android umumnya dapat melakukan langkah berikut:

  1. Buka aplikasi Telepon.
  2. Pilih riwayat panggilan.
  3. Tekan nomor yang ingin diblokir.
  4. Pilih opsi Blokir atau Laporkan Spam.

Setelah diblokir, nomor tersebut tidak dapat lagi menghubungi pengguna.

Cara Memblokir Nomor di iPhone

Sementara bagi pengguna iPhone:

  1. Buka aplikasi Phone.
  2. Masuk ke menu Recent.
  3. Tekan ikon informasi (i).
  4. Pilih Block this Caller.

Selain itu, pengguna dapat mengaktifkan fitur Silence Unknown Callers melalui menu Settings.

Hindari Membagikan Nomor Telepon Sembarangan

Salah satu penyebab meningkatnya panggilan spam adalah tersebarnya nomor telepon di internet.

Oleh karena itu:

  • Jangan menuliskan nomor di media sosial secara terbuka.
  • Hindari mengisi formulir yang tidak jelas.
  • Gunakan nomor khusus untuk registrasi promosi jika diperlukan.
  • Periksa kebijakan privasi sebelum memberikan data pribadi.

Semakin sedikit nomor tersebar, semakin kecil peluang dihubungi pihak yang tidak bertanggung jawab.

Jangan Mudah Percaya Hadiah Menggiurkan

Banyak telepon penipuan menawarkan hadiah kendaraan, uang tunai, atau undian berhadiah.

Biasanya korban diminta membayar pajak atau biaya administrasi terlebih dahulu.

Perlu diingat, hadiah resmi tidak pernah meminta pembayaran di muka melalui rekening pribadi.

Jika menerima telepon seperti ini, lakukan verifikasi melalui kanal resmi penyelenggara.

Manfaatkan Fitur Keamanan Operator

Beberapa operator seluler menyediakan layanan untuk membantu mengurangi panggilan spam dan pesan mencurigakan.

Pengguna dapat memeriksa aplikasi atau layanan resmi operator yang digunakan untuk mengetahui fitur perlindungan yang tersedia, termasuk pelaporan nomor yang mengganggu.

Edukasi Anggota Keluarga

Pelaku penipuan sering menyasar kelompok yang dianggap lebih rentan, seperti orang tua maupun anak muda yang belum memahami modus terbaru.

Karena itu, penting untuk memberikan edukasi kepada seluruh anggota keluarga mengenai:

  • Bahaya membagikan OTP.
  • Pentingnya menjaga kerahasiaan PIN.
  • Cara mengenali telepon penipuan.
  • Langkah verifikasi sebelum mengikuti instruksi penelepon.
Baca juga:  Walaupun Canggih, Ini Bahaya AI yang Perlu Diwaspadai!

Dengan meningkatnya literasi digital, peluang menjadi korban dapat ditekan.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Terlanjur Menjawab Telepon Penipu?

Menjawab telepon dari nomor yang tidak dikenal tidak selalu berarti Anda menjadi korban. Yang terpenting adalah tidak memberikan informasi sensitif atau mengikuti instruksi yang mencurigakan.

Jika Anda merasa percakapan mengarah pada penipuan, segera akhiri panggilan. Apabila tanpa sengaja telah memberikan data penting seperti PIN, OTP, atau informasi rekening, segera ubah kata sandi akun terkait, blokir sementara layanan perbankan jika diperlukan, dan hubungi pihak resmi dari bank atau penyedia layanan untuk mendapatkan bantuan.

Anda juga dapat melaporkan nomor tersebut melalui fitur pelaporan spam pada ponsel atau aplikasi identifikasi nomor agar pengguna lain mendapatkan peringatan.

Kesimpulan

Telepon dari nomor tak dikenal yang terindikasi penipuan masih menjadi ancaman yang perlu diwaspadai. Pelaku biasanya memanfaatkan rasa panik, ketidaktahuan, dan kelengahan korban untuk memperoleh keuntungan.

Untuk mengurangi risiko, masyarakat disarankan mengaktifkan fitur penyaring spam, menggunakan aplikasi identifikasi nomor, tidak sembarangan membagikan data pribadi, serta selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi apabila menerima panggilan yang mengatasnamakan institusi tertentu.

Kewaspadaan menjadi benteng utama dalam menghadapi berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dengan menerapkan kebiasaan menjaga keamanan data pribadi dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, masyarakat dapat melindungi diri sekaligus membantu mengurangi penyebaran kejahatan siber di Indonesia.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement