Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Finansial

IHSG Melemah Tajam Di Tengah Perdagangan, Saham Big Caps Tertekan

Foto: Pluang.com

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (12/1/2026) siang mengalami koreksi tajam dengan penurunan lebih dari 2%, memicu kekhawatiran investor di tengah tekanan pasar global dan aksi ambil untung di saham-saham unggulan.

Per pukul 14.33 WIB kemarin, IHSG anjlok dan mencatat penurunan signifikan 194,24 poin, atau lebih dari 2% dari posisi sebelumnya. Pergerakan ini terjadi meski indeks dibuka menguat di awal sesi perdagangan.

Pergerakan IHSG Intraday

Indeks sempat menyentuh level terendah pada rentang sesi II perdagangan, dengan tekanan jual yang kuat terutama pada saham-saham komoditas dan energi. Aktivitas ini memicu tekanan luas di pasar saham Tanah Air.

Namun memasuki akhir perdagangan hari, IHSG menunjukkan upaya koreksi dan memangkas sebagian besar pelemahan, meskipun berada di zona negatif dibanding penutupan sebelumnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Analis Ungkap Penyebab Tekanan Pasar

Para analis pasar memberikan pandangan mereka terkait penyebab koreksi mendadak ini:

  • Herditya Wicaksana, Head of Research Retail MNC Sekuritas, mengatakan bahwa koreksi IHSG dipengaruhi oleh aksi ambil untung pada saham-saham energi yang sebelumnya mengalami penguatan signifikan, sehingga melemah tajam di sesi siang.
  • Nafan Aji Gusta, Ekonom dan Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, menambahkan bahwa dinamika geopolitik global juga turut berkontribusi terhadap tekanan pasar, selain aksi profit taking yang mendorong investor melakukan penjualan.

Saham Energi & Big Caps Memberi Tekanan

Saham-saham di sektor energi dan saham berkapitalisasi besar menjadi beban utama pelemahan IHSG pada sesi siang ini. Beberapa saham unggulan dalam indeks bergerak di zona merah, memperberat koreksi indeks secara keseluruhan.

Korelasi pelemahan ini juga bertepatan dengan tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, di mana mata uang domestik mencatat pelemahan di perdagangan hari ini.

Baca juga:  Purbaya Copot Kepala Kanwil Pajak Jakut Usai OTT KPK, Ini Pesan Tegasnya

Sentimen Investor dan Proyeksi Pasar

Sentimen negatif yang mendominasi perdagangan hari ini tercermin dari mayoritas saham yang bergerak melemah pada sesi kedua perdagangan. Ini menunjukkan kecenderungan investor untuk mengambil posisi defensif di tengah gejolak pasar.

Para pelaku pasar kini cenderung memperhatikan faktor global seperti ketegangan geopolitik dan data ekonomi utama yang akan dirilis, yang diyakini dapat memengaruhi arah indeks dalam beberapa hari mendatang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Editor: DAW

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Finansial

Newestindonesia.co.id, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN kembali membuka peluang karier bagi masyarakat yang ingin berkembang di industri perbankan. Rekrutmen terbaru ini...

Finansial

Newestindonesia.co.id, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali membuka kesempatan karier bagi talenta muda melalui program Officer Development Program (ODP) Information Technology....

Finansial

Newestindonesia.co.id, Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Gorontalo hingga 31 Maret 2026 menunjukkan belanja negara bergerak lebih cepat dibandingkan pendapatan. Kondisi...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menyampaikan keluhan dunia usaha kepada Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan....

Finansial

Newestindonesia.co.id, PT Astra International Tbk (ASII) membukukan laba bersih sebesar Rp 5,8 triliun sepanjang kuartal I 2026. Capaian tersebut turun 16% dibandingkan periode yang...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, PT Intiland Development Tbk (DILD) melepas lini bisnis hotel melalui penjualan seluruh kepemilikan saham pada PT Intiland Infinita senilai Rp31,32 miliar. Langkah tersebut...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Rabu, 29 April 2026, mengalami penurunan cukup tajam. Berdasarkan data resmi Logam Mulia...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Harga bahan bakar minyak (BBM) kembali mengalami kenaikan per 28 April 2026. Kenaikan ini terutama terjadi pada BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite,...

Advertisement