Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Pasien Super Flu Bandung Meninggal, Menkes Buka Suara

Foto: Dok. ANTARA FOTO

Newestindonesia.co.id, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin buka suara soal pasien yang meninggal dunia akibat terinfeksi virus Influenza A H3N2 subclade K, yang belakangan disebut “super flu”, di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat.

Dalam konferensi pers secara daring, Menkes menegaskan bahwa kematian pasien tersebut bukan murni akibat infeksi super flu, melainkan dipicu oleh penyakit penyerta atau komorbid yang diderita almarhum.

“Kenapa yang Bandung ada yang meninggal? Ya ini yang Bandung meninggalnya karena punya penyakit lain. Meninggalnya bukan karena flu,” ujar Budi Gunadi Sadikin dalam pernyataannya kepada media, Senin (12/1), dikutip melalui Liputan6.

Menkes memberikan ilustrasi untuk membantu publik memahami konteks kasus tersebut. Ia menyatakan, seorang yang berflu bisa saja mengalami peristiwa fatal yang menyebabkan kematian, namun penyebab sebenarnya bukan virus flu itu sendiri.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Contohnya ada orang flu kemudian ketabrak mobil, dia meninggal ketabrak mobil, ada flu — tapi meninggalnya karena tertabrak mobil, bukan karena flu,” jelas Menkes.

Kasus Super Flu Termasuk Data Resmi, Bukan Klaster Baru

Menkes menyatakan bahwa kasus tersebut sudah termasuk dalam data resmi Kementerian Kesehatan, yaitu bagian dari 62 kasus super flu yang dilaporkan di Indonesia hingga 1 Januari 2026.

Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung sebelumnya mencatat 10 pasien yang dirawat karena gejala Influenza A H3N2 subclade K, di mana dua pasien mengalami gejala berat dan satu pasien meninggal dunia.

Super Flu: Bukan Virus Baru, Meski Penularannya Cepat

Menkes menjelaskan bahwa virus yang disebut “super flu” ini bukanlah virus baru yang belum dikenal dunia medis, melainkan merupakan bagian dari virus influenza A yang sudah lama diketahui, khususnya varian H3N2 yang mengalami perubahan subclade K.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, varian ini memiliki tingkat penularan cepat, tetapi tingkat fatalitasnya tetap rendah bila dibandingkan dengan virus yang sempat menjadi pandemi, seperti COVID-19.

Baca juga:  Heboh Video Syur Bule Di Pantai Kelingking Nusa Penida, Diunggah Ke Situs Porno

“Ini influenza tipe A tapi varian K, sudah lama adanya, sudah puluhan tahun,” ujar Menkes, menekankan bahwa virus ini bukan “ancaman besar” layaknya pandemi global sebelumnya.

Imbauan Kemenkes: Waspada, Tapi Tidak Panik

Menanggapi kekhawatiran publik terkait super flu, Menkes Budi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tak perlu bereaksi berlebihan. Ia menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh dan menjalankan protokol kesehatan sederhana sebagai langkah pencegahan.

Beberapa langkah yang disarankan antara lain:
• Menjaga kebugaran dengan pola makan seimbang dan tidur cukup.
• Rutin mencuci tangan dan menggunakan masker di kerumunan.
• Tetap melakukan surveilans kesehatan di lingkungan masing-masing.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Respons DPR: Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan

Selain pernyataan dari Menkes, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, juga ikut menyoroti kasus meninggalnya pasien super flu di Bandung. Ia menilai kejadian tersebut menunjukkan bahwa super flu bisa berbahaya, terutama bagi penderita dengan kondisi komorbid.

Yahya meminta pemerintah termasuk pemerintah daerah untuk meningkatkan surveilans kesehatan dan kesiapsiagaan fasilitas medis, serta mengedukasi masyarakat agar terus menjaga kebugaran tubuh guna mengurangi risiko komplikasi.

Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa kematian pasien super flu di Bandung bukan langsung disebabkan oleh virus Influenza A H3N2 subclade K, tetapi oleh penyakit penyerta yang dialami pasien. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada namun tidak panik, sambil memperkuat daya tahan tubuh dan menerapkan protokol kesehatan sederhana.

Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Depok, Jawa Barat, memicu terjadinya tanah longsor di kawasan Sawangan Baru. Akibat peristiwa tersebut, sebuah tembok dilaporkan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyebabkan Kali Cibeber meluap dan merendam permukiman warga pada Kamis...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Partai Golkar meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional taksi Green SM Indonesia setelah kecelakaan kereta api di kawasan Bekasi Timur,...

Regional

Newestindonesia.co.id, Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor pada Kamis (30/4/2026) sore menyebabkan banjir di kawasan terowongan Tugu Pancakarsa, Jalan Alternatif Sentul, Kecamatan Babakanmadang,...

Wisata

Newestindonesia.co.id, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mendorong seluruh pelaku sektor pariwisata untuk menerapkan konsep pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism dalam pengembangan destinasi wisata...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Sebanyak 23 korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur masih menjalani perawatan intensif di...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kecelakaan maut yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur menuai sorotan dari Fraksi Partai Golkar DPR...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Usulan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, untuk memindahkan posisi gerbong khusus wanita ke tengah rangkaian kereta api (KRL) menuai...

Advertisement