Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Status Gunung Anak Krakatau Di Level II, Dihimbau Tak Beraktivitas Di Radius 2 Km

Tangkapan gambar kamera pengawas Gunung Anak Krakatau pada Kamis (11/5/2023).(ANTARA/HO)

Newestindonesia.co.id, Status Gunung Anak Krakatau (GAK) masih berada pada level II atau Waspada pada Rabu (10/12/2025). Berdasarkan laporan aktivitas gunung berapi terbaru dari Petugas Pos Pengamatan GAK di Pasauran, Serang, Banten, Deny Mardiono memastikan kondisi gunung yang berada di Selat Sunda saat ini tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

“Yang dikhawatirkan kalau masyarakat atau wisatawan mendekat atau mendarat di GAK,” kata Deny melalui pesan WhatsApp, dikutip melalui Kompas, Rabu 10 Desember 2025.

Hasil pengamatan selama 24 jam pada Selasa (9/12/2025) menunjukkan cuaca di GAK berawan dan mendung dengan angin bertiup lemah ke arah timur laut dan timur. Suhu udara tercatat 22,2–27,5 derajat Celsius dengan kelembaban 79–99 persen.

Secara visual, GAK teramati jelas hingga kabut 0–III, dengan asap kawah berwarna putih, intensitas tipis, dan tinggi sekitar 5 meter di atas puncak kawah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam pemantauan kegempaan, tercatat: Low frekuensi 1 kali, amplitudo 13 mm, durasi 5 detik. Vulkanik dangkal 1 kali, amplitudo 13 mm, durasi 10 detik. Vulkanik dalam 1 kali, amplitudo 50 mm, S-P 1,5 detik, durasi 15 detik.

“Tremor menerus terekam (seismograf) dengan amplitudo 1–8 mm atau dominan 2 mm,” ujar Deny.

Deny merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak mendekati atau beraktivitas di radius 2 km dari kawah aktif.

Plt Kabidhumas Polda Banten AKBP Meryadi meminta masyarakat memperhatikan laporan aktivitas vulkanik Anak Krakatau yang saat ini berada di Level II (Waspada).

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Polda Banten terus berkoordinasi dengan BMKG dan PVMBG untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat akurat dan terkini,” kata Meryadi.

Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.

Baca juga:  Motif Sakit Hati: Kronologi Pembunuhan Siswa SMPN 26 Bandung Di Kampung Gajah Terungkap
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan di berbagai wilayah Indonesia pada periode 15 hingga 21 Mei 2026....

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai perubahan cuaca yang terjadi secara cepat selama periode 28 April hingga 4 Mei...

Regional

Newestindonesia.co.id, Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Jakarta mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Polres Serang menyiapkan sebanyak 180 personel untuk mengawal...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Gizi Nasional (BGN) meminta satuan tugas (satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Banten bertindak tegas terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang masih terjadi di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan,...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menggeledah kantor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) di Kota Serang. Penggeledahan tersebut dilakukan dalam...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa musim kemarau tahun 2026 di Indonesia diprediksi akan lebih kering dibandingkan kondisi normal. Namun, kondisi...

Regional

Newestindonesia.co.id, Dua wanita yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama di Kabupaten Lebak, Banten, mengakui kesalahan mereka setelah aksi menginjak Al-Qur’an yang viral...

Advertisement