Kapolda Jabar: Puncak Arus Balik Mulai Besok, Gelombang Kedua 27 Maret

0
kapolda-jabar-irjen-rudi-setiawan-1772259422799_169

Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan. (Yuga Hassani/detikJabar)

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan memprediksi puncak arus balik mudik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Barat akan mulai terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026. Puncak tersebut disebut sebagai gelombang pertama arus balik.

“Arus balik ya diperkirakan arus balik tanggal 24, 25 (Maret) ya, arus balik pertama,” kata Rudi, Senin (23/3/2026) dikutip melalui detikNews.

Selain itu, kepolisian juga memproyeksikan adanya gelombang kedua arus balik yang akan terjadi beberapa hari setelahnya.

“Keduanya nanti mungkin tanggal 27, 28 (Maret),” ujarnya.

Rudi menjelaskan, saat ini kondisi lalu lintas di wilayah Jawa Barat masih terpantau ramai. Hal tersebut dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat yang masih menikmati masa libur nasional dan melakukan perjalanan dalam skala lokal.

“Masih waktu liburan nasional sehingga terjadinya silaturahmi antarkabupaten. Jadi kabupaten satu, kabupaten yang lain lingkup masih di Jawa Barat,” sebutnya.

Selain mobilitas antarwilayah, peningkatan volume kendaraan juga dipicu oleh lonjakan kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi favorit di Jawa Barat. Beberapa daerah yang mengalami kepadatan antara lain kawasan pantai dan pegunungan seperti Sukabumi, Pangandaran, Garut, Ciwidey, hingga Puncak.

Menurut Rudi, pihak kepolisian telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus menjamin keamanan masyarakat selama masa libur Lebaran.

“Alhamdulillah kita sudah antisipasi semuanya supaya mereka tetap lancar ya dan nyaman, termasuk juga keamanan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa aspek keselamatan pengendara menjadi prioritas utama dalam pengamanan arus balik tahun ini.

“Dan tidak lupa kami mengutamakan keselamatan pengendara ya, supaya mereka dapat liburan selamat,” tambahnya.

Selain itu, kepolisian memastikan tidak ada praktik pungutan liar (pungli) di kawasan wisata selama periode libur Lebaran.

Baca juga:  AHY Pastikan Evakuasi Korban Kecelakaan KA Bekasi Timur Berjalan Cepat Dan Transparan

“Dan yang lebih penting lagi, di tempat-tempat wisata kami tiadakan, kami pastikan tidak ada pungli ya,” tegas Rudi.

Ia berharap, dengan langkah pengamanan tersebut, masyarakat dapat menikmati perjalanan arus balik dengan aman, nyaman, dan lancar.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement

Tinggalkan Balasan