Gempa M 3,6 Guncang Sigi Sulawesi Tengah

cracked road concrete close up

Ilustrasi, iStock/SteveCollender

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,6 mengguncang wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Minggu (21/6/2026) malam. Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laporan gempa bumi terkini.

Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi pada pukul 19.07.26 WIB. Pusat gempa berada pada koordinat 1,28 Lintang Selatan dan 120,31 Bujur Timur atau sekitar 48 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

BMKG mencatat gempa tersebut memiliki kedalaman 5 kilometer. Dengan kedalaman yang relatif dangkal, gempa berpotensi dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah episentrum, meski kekuatannya tergolong kecil.

Gempa Terjadi pada Minggu Malam

Dalam informasi resmi yang dirilis BMKG, gempa bumi tersebut memiliki magnitudo 3,6 dan terjadi pada Minggu, 21 Juni 2026 pukul 19.07 WIB.

BMKG menyampaikan lokasi pusat gempa berada di laut maupun daratan sekitar wilayah timur laut Kabupaten Sigi dengan rincian koordinat 1,28 LS dan 120,31 BT.

“Gempa Mag:3.6, 21-Jun-2026 19:07:26 WIB, Lok:1.28 LS, 120.31 BT (48 km Timur Laut SIGI-SULTENG), Kedalaman:5 Km,” demikian informasi yang disampaikan BMKG.

BMKG Ingatkan Data Masih Bersifat Sementara

BMKG juga mengingatkan bahwa informasi yang disampaikan merupakan hasil pengolahan data awal yang mengutamakan kecepatan. Oleh karena itu, parameter gempa yang telah dirilis masih memungkinkan mengalami perubahan seiring dengan bertambahnya data yang masuk.

Dalam keterangannya, BMKG menyebutkan:

“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.”

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Informasi resmi terkait aktivitas kegempaan dapat diperoleh melalui kanal resmi BMKG.

Masyarakat Diimbau Mengikuti Informasi Resmi

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat laporan mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut. Otoritas terkait masih terus memantau perkembangan situasi di lapangan.

Baca juga:  Gempa 4,8 Magnitudo Terjadi Di Sekadau Kalbar, Dirasakan Hingga Sintang

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi dan tidak terpancing oleh kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Pemantauan aktivitas seismik di wilayah Sulawesi Tengah terus dilakukan guna memastikan perkembangan pascagempa dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat secara cepat dan akurat.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement