Gempa 4,8 Magnitudo Terjadi Di Sekadau Kalbar, Dirasakan Hingga Sintang

0
A Record of Seismic Waves Caused by Earthquakes. 3D Rendering.

Ilustrasi, Foto: Petrovich9

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id – Kalbar, Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Jumat (23/1/2026) siang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada pukul 14.47.56 WIB dan dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di sejumlah wilayah.

Dalam rilis resminya, BMKG menyampaikan pusat gempa berada di darat, dengan koordinat 0.10 Lintang Utara dan 111.78 Bujur Timur, atau sekitar 89 kilometer timur Sekadau. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 10 kilometer.

“#Gempa (UPDATE) Mag:4.8, 23-Jan-26 14:47:56 WIB, Lok:0.10 LU, 111.78 BT (Pusat gempa berada di darat 89 km timur Sekadau), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) III-IV Sekadau, III-IV Sintang #BMKG”

Getaran Dirasakan Hingga Sintang

BMKG melaporkan gempa ini dirasakan dengan skala intensitas III–IV MMI di wilayah Sekadau dan Sintang. Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seolah ada truk besar yang melintas, dan beberapa benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

Sejumlah warga mengaku merasakan getaran selama beberapa detik dan sempat keluar rumah untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG memastikan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami, mengingat pusat gempa berada di darat dan magnitudo relatif menengah. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

BMKG juga mengingatkan warga untuk tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta selalu mengacu pada sumber resmi BMKG untuk perkembangan informasi gempa bumi.

Imbauan BMKG

BMKG mengimbau masyarakat agar:

  • Tetap tenang dan tidak panik
  • Menghindari bangunan yang retak atau berpotensi roboh
  • Memastikan kondisi bangunan tempat tinggal aman sebelum kembali masuk
  • Mengikuti informasi resmi melalui kanal BMKG
Baca juga:  Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan: 47 Orang Terluka, 22 Bangunan Di DIY Rusak

BMKG akan terus memantau aktivitas seismik di wilayah Kalimantan Barat dan menyampaikan perkembangan terbaru apabila terjadi gempa susulan.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement

Tinggalkan Balasan