Newestindonesia.co.id, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menegaskan pemerintah fokus pada pemulihan korban serta perbaikan infrastruktur pascakecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.
AHY meninjau langsung lokasi kecelakaan untuk memastikan proses evakuasi korban, penanganan medis, hingga pemulihan jalur kereta berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Dalam keterangannya, AHY menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan akibat insiden tersebut.
“Kita mendoakan para korban, semoga husnul khatimah dan diterima segala kebaikannya selama hidup di dunia. Kita juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar AHY.
Ia mengatakan prioritas utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Menurutnya, proses evakuasi telah dilakukan secara maksimal, termasuk penyelamatan korban yang sempat terjepit di gerbong kereta.
“Yang paling utama tentu melakukan evakuasi terhadap korban, dan itu sudah dilakukan. Bisa dikatakan seluruh korban berhasil dievakuasi,” kata AHY.
AHY juga mengungkapkan bahwa tiga korban yang sempat terjebak di dalam gerbong berhasil dievakuasi setelah proses penyelamatan berlangsung selama kurang lebih delapan jam.
Selain penanganan korban, pemerintah kini memprioritaskan pemulihan operasional jalur kereta. Salah satu fokus utama ialah proses pengangkatan gerbong KRL khusus wanita yang mengalami kerusakan akibat tabrakan.
“Tadi saya lihat di bawah memang masih diupayakan agar sore ini benar-benar bisa diangkat atau diangkut dari rel kereta,” ujarnya.
Setelah proses evakuasi selesai, pemerintah akan melanjutkan normalisasi jalur rel serta sistem kelistrikan agar perjalanan kereta dapat kembali beroperasi dengan aman.
AHY menambahkan, investigasi menyeluruh juga dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Pemerintah memastikan proses investigasi berlangsung transparan dan akuntabel.
“Arahan Presiden sangat jelas, lakukan pembenahan dan penataan secara menyeluruh, dari kebijakan hingga lapangan. Keselamatan rakyat adalah prioritas tertinggi,” tegas AHY.
Menurut temuan awal, lintasan sebidang antara jalur kereta dan jalan raya masih menjadi titik rawan yang membutuhkan perhatian serius dalam upaya meningkatkan keselamatan transportasi publik.
AHY menegaskan pemerintah akan melakukan evaluasi dan koreksi menyeluruh terhadap sistem transportasi nasional agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Tidak ada yang lebih berharga dari nyawa manusia. Kita akan pastikan setiap langkah dilakukan secara terbuka, profesional, dan berorientasi pada pencegahan agar peristiwa seperti ini tidak terulang,” katanya.
Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur menyebabkan sejumlah korban meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Pemerintah terus mempercepat pemulihan layanan transportasi agar aktivitas masyarakat kembali normal.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


