Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Fadia Arafiq Resmi Ditahan KPK, Ini Kronologi OTT Bupati Pekalongan

Fadia Arafiq FAR diperiksa sekitar pukul 1213 WIB Dia tampak mengenakan rompi tahanan berwarna oranye Foto Dok Detik
Fadia Arafiq (FAR) diperiksa sekitar pukul 12.13 WIB. Dia tampak mengenakan rompi tahanan berwarna oranye. Foto: Dok. Detik

Newestindonesia.co.id – Jateng, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Penahanan tersebut dilakukan setelah penyidik KPK melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.

Penahanan ini menjadi perkembangan terbaru dari OTT yang dilakukan KPK di wilayah Jawa Tengah, yang sebelumnya mengamankan sejumlah pihak terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Diamankan Bersama Dua Orang Kepercayaan

Dalam operasi tangkap tangan tersebut, KPK mengamankan tiga orang, termasuk Bupati Pekalongan. Dua orang lainnya merupakan orang kepercayaan serta ajudan dari Fadia Arafiq.

“Tim mengamankan sejumlah tiga orang, salah satunya adalah Bupati Pekalongan dan dua pihak lainnya yang merupakan orang kepercayaan dan juga ajudan dari Bupati,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan dikutip melalui detikNews.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ketiganya diamankan pada Selasa dini hari di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Setelah diamankan, mereka langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik KPK.

Langsung Dibawa ke Gedung KPK

KPK menyebut para pihak yang diamankan dalam operasi tersebut langsung diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.

“Pada pagi hari ini ketiga pihak dimaksud langsung dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sampai di Gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 10.22 WIB,” ungkap Budi Prasetyo.

Selain pemeriksaan di Jakarta, tim penyidik KPK juga masih melakukan pengumpulan keterangan di wilayah Pekalongan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Tim juga saat ini sedang berada di Pekalongan untuk melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pihak untuk mendapatkan keterangan yang dibutuhkan dalam proses penanganan perkara ini, yaitu kepada pihak-pihak di dinas-dinas di Kabupaten Pekalongan ya,” jelas Budi.

Baca juga:  Dana Bedah Rumah Rp25 Miliar Di Bangkalan Disorot, Irjen PKP Turun Tangan Lapor KPK

Diduga Terkait Korupsi Pengadaan

KPK mengungkapkan bahwa perkara yang sedang diselidiki berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

“Adapun dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus kali ini adalah berkaitan dengan pengadaan di wilayah Pemkab Pekalongan,” ungkap Budi.

Penyidik juga masih menelusuri pihak-pihak lain yang diduga mengetahui atau terlibat dalam perkara tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Tim saat ini juga masih terus melakukan pencarian kepada pihak-pihak terkait lainnya dan kami juga mengimbau agar para pihak-pihak dimaksud bisa kooperatif,” tutur Budi.

Kantor Bupati hingga Ruang Dinas Disegel

Pasca operasi tangkap tangan, sejumlah ruangan di kompleks Pemerintah Kabupaten Pekalongan turut disegel oleh penyidik KPK.

Ruangan yang disegel antara lain Kantor Bupati Pekalongan, kantor Sekretaris Daerah, serta beberapa kantor kepala dinas di lingkungan Pemkab Pekalongan. Di pintu ruangan tersebut terlihat kertas segel bertuliskan “Dalam Pengawasan KPK”.

Meski demikian, aktivitas pemerintahan di lingkungan Pemkab Pekalongan tetap berjalan seperti biasa. Aparatur sipil negara (ASN) diminta tetap menjalankan tugasnya dan tidak mengganggu area yang telah disegel oleh penyidik.

Advertisement. Scroll to continue reading.

KPK Masih Dalami Perkara

Saat OTT dilakukan, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Selama periode tersebut, penyidik melakukan pemeriksaan intensif untuk menentukan peran masing-masing pihak dalam perkara dugaan korupsi tersebut.

Perkembangan kasus ini masih terus didalami oleh penyidik KPK, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam dugaan praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp
Baca juga:  Duh! Polisi Di Kupang Paksa Gadis Di Bawah Umur Berhubungan Badan Di Kantor Lantas Dengan Modus Tilang

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan pembentuk undang-undang untuk mengubah aturan mengenai uang pensiun bagi mantan pejabat negara. Perintah tersebut muncul setelah MK mengabulkan sebagian...

Regional

Newestindonesia.co.id, Tim kuasa hukum aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) meminta aparat penegak hukum menelusuri pihak yang membuat dan menyebarkan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kepolisian menegaskan bahwa foto yang disebut-sebut sebagai wajah pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS)...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang penumpang perempuan di kereta rel listrik (KRL) rute Jakarta Kota–Nambo viral di media sosial. Pihak KAI Commuter...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca di seluruh Indonesia untuk periode 16 hingga 20 Maret 2026. Dalam periode tersebut, sebagian...

Regional

Newestindonesia.co.id, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik pemerasan yang dilakukan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. Uang hasil pemerasan itu diduga digunakan untuk menyiapkan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Aktivis hak asasi manusia sekaligus Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Partai Gerindra menyiapkan hadiah sebesar Rp10 juta bagi masyarakat yang memberikan informasi terkait dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, khususnya jenis solar....

Advertisement