Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

Rapat Dengan DPR, Mendagri Tegaskan Pengawasan Dana Otsus Akan Diperketat

Mendagri Tito Karnavian

Newestindonesia.co.id, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat pengawasan sekaligus mengoptimalkan implementasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) di berbagai daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Tito usai mengikuti Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026). Rapat tersebut membahas perkembangan pelaksanaan Otsus di Papua dan Aceh, serta Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Pemerintah siap memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap daerah-daerah khusus agar pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan cepat,” ujar Tito.

Fokus Pengelolaan dan Pengawasan

Dalam rapat tersebut, Kemendagri memaparkan berbagai aspek mulai dari regulasi, kelembagaan, hingga capaian pembangunan di daerah penerima dana Otsus. Tito menjelaskan bahwa evaluasi dilakukan berdasarkan data makro serta tantangan implementasi di lapangan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya sampaikan juga situasi bagaimana kekhususan daerah-daerah itu secara undang-undang, kelembagaan, regulasi, serta capaian pembangunan dari data-data makro,” kata Tito.

Komisi II DPR RI, lanjutnya, memberikan sejumlah rekomendasi penting. Salah satunya adalah mendorong pemerintah pusat untuk memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan dana Otsus agar lebih efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, DPR juga meminta optimalisasi peran Badan Percepatan Pembangunan di Papua guna mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Dukungan Perpanjangan Dana Otsus Aceh

Dalam pembahasan tersebut, pemerintah juga menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan Dana Otsus untuk Aceh. Skema pendanaan yang telah berjalan selama dua dekade dinilai perlu dilanjutkan dengan berbagai penyesuaian.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Mendukung mengenai masalah anggaran Otonomi Khusus di Aceh… itu dapat diperpanjang seperti halnya Papua,” jelas Tito.

Ia merinci, skema Dana Otsus Aceh terdiri dari alokasi sebesar dua persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) nasional pada 15 tahun pertama, kemudian satu persen pada lima tahun berikutnya hingga 2027.

Baca juga:  Prabowo Pastikan Program MBG Tetap Jalan Di Tengah Efisiensi Anggaran

Namun demikian, Tito menekankan bahwa keputusan perpanjangan dan besaran anggaran tetap bergantung pada kondisi keuangan negara.

Bergantung Kondisi Fiskal dan Global

Menurut Tito, keberlanjutan dan optimalisasi Dana Otsus tidak bisa dilepaskan dari kondisi fiskal nasional dan dinamika global.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ini semua tergantung dari kesepakatan pemerintah dengan DPR nantinya… dan sangat tergantung dari kapasitas keuangan negara,” tegasnya.

Ia juga menyinggung faktor eksternal seperti ketidakpastian geopolitik global yang dapat memengaruhi kemampuan anggaran pemerintah.

Di sisi lain, sejumlah daerah seperti Aceh masih menghadapi tantangan bencana alam seperti banjir dan longsor, yang semakin memperkuat urgensi dukungan anggaran untuk percepatan pembangunan.

Dorongan Tata Kelola dan Efektivitas

Pemerintah menilai bahwa penguatan pengawasan harus diiringi dengan perbaikan tata kelola, mulai dari perencanaan hingga eksekusi program.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Langkah ini dinilai penting agar Dana Otsus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak hanya berhenti pada aspek administratif.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, kembali bergulir di Pengadilan Militer...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak membantah adanya instruksi dari TNI Angkatan Darat untuk membubarkan kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan di berbagai wilayah Indonesia pada periode 15 hingga 21 Mei 2026....

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan denda administratif, penerimaan hasil pajak, serta lahan kawasan hutan hasil penguasaan kembali negara di Kompleks...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, mengaku sangat kecewa usai dituntut 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membenarkan bahwa terpidana kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Ferdy Sambo, saat ini tengah menjalani...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya penanaman nilai integritas di lingkungan pendidikan sebagai fondasi pembentukan karakter generasi penerus bangsa. Menurutnya, lembaga...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menolak gugatan terkait kuota internet hangus yang diajukan terhadap ketentuan dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Dalam putusannya, MK menyatakan permohonan...

Advertisement