Politisi PDIP Novita Hardini Dukung Demo Mahasiswa, Minta Aksi Digelar Damai dan Tertib

Novita Hardini

Novita Hardini, Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDIP). Foto: Istimewa

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Novita Hardini, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap gerakan kritis generasi muda. Ia mendorong para mahasiswa untuk tetap menyuarakan aspirasi demi mengawal jalannya pemerintahan, dengan catatan aksi tersebut dilakukan secara damai, tertib, dan menghormati koridor hukum yang berlaku.

“Saya sebagai anggota DPR mendorong anak-anak muda untuk tetap bersuara dengan cara yang baik dan tetap melakukan aksi demonstrasi dengan cara yang baik, karena mereka dilindungi undang-undang,” ujar Novita, Jumat (19/6/2026) dikutip melalui Beritasatu.

Menjaga Hak Konstitusional Generasi Muda

Sebagai legislator yang duduk di Komisi VII DPR, Novita menilai bahwa aspirasi yang disuarakan oleh mahasiswa merupakan representasi murni dari suara rakyat. Oleh karena itu, gerakan semacam ini wajib dihormati serta mendapatkan jaminan perlindungan keamanan.

Novita mengingatkan bahwa kebebasan dalam menyampaikan pendapat di muka umum merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara yang secara tegas dijamin oleh undang-undang. Menurutnya, sudah selayaknya seluruh elemen masyarakat memberikan ruang demokrasi yang sehat bagi mahasiswa.

“Saya sangat mendukung gerakan-gerakan dari mahasiswa. Harusnya semua lapisan masyarakat mendukung dan melindungi suara-suara yang dilontarkan mahasiswa,” katanya menambahkan.

Kritik Terhadap Kebijakan yang Picu Ketimpangan Sosial

Lebih lanjut, politisi perempuan PDI Perjuangan ini menyoroti maraknya aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah belakangan ini. Fenomena tersebut dipandangnya sebagai indikator kuat bahwa masyarakat masih memiliki kepedulian yang tinggi terhadap arah kebijakan negara, terutama aturan yang dinilai belum berpihak pada kemaslahatan publik atau berpotensi memperlebar jurang pemisah sosial.

Ia menegaskan, publik memegang hak penuh untuk melayangkan kritik apabila menemui kebijakan pemerintah yang dirasa kurang rasional atau berdampak negatif bagi tatanan kehidupan sosial sehari-hari.

Baca juga:  BNN Soroti Tingginya Prevalensi Narkoba, Pencegahan Jadi Fokus Implementasi Visi Presiden

“Dari semua aktivitas demo yang dilakukan masyarakat, saya rasa mereka berhak bersuara ketika melihat beberapa kebijakan dinilai tidak masuk akal atau dinilai membuka ruang-ruang ketimpangan sosial lainnya,” jelas Novita.

Alarm Penting untuk Seluruh Pemangku Kebijakan

Menutup keterangannya, Novita menekankan bahwa gelombang kritik dari kalangan mahasiswa maupun elemen masyarakat luas seharusnya tidak dipandang negatif. Sebaliknya, hal tersebut harus dijadikan bahan evaluasi dan pengingat krusial bagi para pejabat publik dalam merumuskan regulasi.

Setiap keputusan yang diambil oleh pemerintah, menurutnya, wajib melalui kajian matang yang komprehensif dengan mempertimbangkan dampak jangka panjangnya terhadap masyarakat luas.

“Ini menjadi alarm kepada seluruh pemangku kebijakan untuk menimbang banyak sektor dan banyak sisi dalam pengambilan keputusan sebelum mengambil kebijakan tertentu,” pungkasnya.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement