Imbas Pemadaman Bergilir PLN, Arus Lalu Lintas Di Sejumlah Persimpangan Surabaya Semrawut

Mati Listrik Surabaya

Traffic light di Taman Pelangi Surabaya tidak berfungsi. Foto: Istimewa via VIVA

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Kota Surabaya dalam beberapa hari terakhir mulai berdampak serius pada sektor fasilitas publik. Salah satu yang paling krusial adalah tidak berfungsinya operasional lampu lalu lintas atau traffic light di berbagai persimpangan jalan utama, yang memicu arus lalu lintas menjadi semrawut hingga menimbulkan penumpukan kendaraan.

Untuk mengantisipasi kemacetan yang meluas serta meminimalkan risiko kecelakaan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya bergerak cepat dengan mengerahkan unit genset portabel sebagai sumber energi sementara. Selain menyuplai daya listrik darurat, petugas pengatur lalu lintas juga diterjunkan secara manual di titik-titik persimpangan strategis.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, membenarkan bahwa pemadaman listrik yang terjadi beberapa hari belakangan telah melumpuhkan fungsi sejumlah fasilitas pengatur jalan tersebut.

Berdasarkan data rekapitulasi hilangnya pasokan listrik di lapangan, gangguan pada hari Rabu, 17 Juni 2026, tercatat setidaknya berimbas pada 17 titik traffic light. Sementara pada hari Kamis, 18 Juni 2026, kondisi serupa kembali terulang dan menyebabkan 13 titik traffic light tidak berfungsi.

Merespons kendala teknis tersebut, Dishub Surabaya langsung memobilisasi 10 unit genset darurat untuk menyuplai daya pada persimpangan yang kehilangan pasokan listrik akibat kebijakan pemadaman bergilir dari PT PLN (Persero).

“Karena memang pemadaman terjadi di 13 titik, sementara kami memiliki tim genset untuk sekitar 9 hingga 10 titik. Untuk persimpangan lain yang tidak bisa dilayani genset, kami tempatkan petugas untuk mengatur lalu lintas secara manual,” ujar Trio Wahyu Bowo saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Jumat, 19 Juni 2026 dikutip melalui VIVA Jatim.

Langkah taktis ini dinilai mendesak demi menjaga kelancaran roda mobilitas masyarakat di area-area persimpangan padat kendaraan.

Baca juga:  Duh! Mobil Tiba-Tiba Tabrak Toko Buku Rohani Di Malang Gegara Salah Injak Pedal Gas

Saat disinggung mengenai pemicu utama di balik pemadaman listrik yang mendadak ini, Trio mengakui bahwa internal institusinya juga terkejut dengan situasi tersebut. Namun, ia menegaskan tidak memiliki wewenang untuk menjabarkan kendala operasional yang terjadi pada sistem kelistrikan regional.

“Kalau terkait alasan pemadaman, nanti sebaiknya dikonfirmasi langsung ke PLN. Saya tidak ingin menjelaskan sesuatu yang bukan kewenangan saya,” kata Trio menandaskan.

Kendati demikian, pihak Dishub Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi intensif dengan manajemen PLN setiap kali terjadi kendala pasokan daya yang mengganggu fungsi traffic light. Personel di lapangan yang bersiaga, khususnya Tim Area Traffic Control System (ATCS), diarahkan langsung melakukan kontak ke kantor wilayah PLN terkait begitu mendeteksi adanya pemadaman lampu jalan.

“Ketika ada traffic light yang padam, teman-teman ATCS langsung menghubungi kantor PLN sesuai wilayahnya, baik wilayah utara maupun selatan. Dari informasi yang kami terima, pemadaman tersebut merupakan bagian dari program pemadaman yang dilakukan PLN,” lanjutnya.

Hingga saat ini, Dishub Surabaya memastikan seluruh jajaran personel dan infrastruktur penunjang akan terus disiagakan secara berkala. Pemantauan ketat diprioritaskan pada titik-titik persimpangan dengan tingkat kepadatan lalu lintas tertinggi guna meminimalkan efek domino dari kebijakan pemadaman listrik ini terhadap mobilitas publik di Kota Pahlawan.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement