Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

Cuaca Sepekan ke Depan 3–9 April 2026: Hujan Lebat Hingga Titik Panas Mengintai Indonesia

Ilustrasi cuaca panas. Foto: iStock/lamyai

Newestindonesia.co.id, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Indonesia pada periode 3 hingga 9 April 2026 masih dipengaruhi masa peralihan musim (pancaroba), yang ditandai dengan potensi hujan lebat hingga munculnya titik panas di sejumlah wilayah.

Dalam laporan resminya, BMKG mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari terakhir telah terjadi hujan dengan intensitas bervariasi di berbagai daerah di Indonesia.

“BMKG mencatat kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 30 Maret – 01 April 2026,” tulis BMKG dalam keterangannya.

Curah hujan dengan intensitas sangat lebat tercatat di wilayah Maluku mencapai 134,3 mm per hari. Sementara hujan lebat juga terjadi di sejumlah daerah lain seperti Sumatra Barat, Sumatra Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Aceh, Gorontalo, hingga Nusa Tenggara Barat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dipicu Gelombang Atmosfer dan Peralihan Monsun

BMKG menjelaskan, kondisi cuaca ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang cukup kompleks. Aktivitas gelombang atmosfer seperti Equatorial Rossby, Kelvin, dan Mixed Rossby-Gravity (MRG) masih aktif di sejumlah wilayah Indonesia.

Selain itu, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) juga terpantau aktif, terutama di sebagian besar wilayah Sumatra.

“Kondisi ini dipicu oleh aktivitas gelombang atmosfer berupa gelombang Equatorial Rossby, Kelvin, dan Mixed Rossby-Gravity (MRG) yang masih berpengaruh di sejumlah wilayah,” tulis BMKG.

BMKG juga menambahkan bahwa Indonesia saat ini sedang mengalami peralihan dari dominasi monsun Asia menuju monsun Australia. Perubahan ini memicu terbentuknya pola sirkulasi udara dan daerah konvergensi yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Faktor lain seperti perlambatan angin serta pemanasan pada siang hari turut memperkuat pembentukan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Baca juga:  KPK Bongkar Skandal Korupsi Bea Cukai: Enam Tersangka & Rp7 Miliar Jatah Per Bulan

Potensi Hujan Lebat Masih Berlanjut

Pada awal periode, yakni 3–5 April 2026, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia.

Status siaga hujan lebat hingga sangat lebat diberlakukan di sejumlah wilayah seperti Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Papua Pegunungan.

Sementara itu, memasuki periode 6–9 April 2026, hujan umumnya terjadi dengan intensitas ringan hingga sedang. Meski demikian, potensi hujan lebat masih perlu diwaspadai di beberapa wilayah seperti Jawa Timur, Kalimantan Timur, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang, terutama di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Waspadai Titik Panas di Masa Peralihan

Selain potensi hujan lebat, masa peralihan musim juga identik dengan munculnya titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi ini terjadi akibat kombinasi antara cuaca panas pada siang hari dan berkurangnya curah hujan di beberapa wilayah, sehingga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

BMKG menegaskan bahwa informasi cuaca ini akan terus diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan atmosfer terkini.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Informasi ini akan terus diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan cuaca terbaru,” tulis BMKG.

Imbauan untuk Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama masa peralihan musim, terutama terhadap hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, serta kebakaran hutan dan lahan di wilayah rawan.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Baca juga:  Fadli Zon Soroti Digitalisasi Budaya Dalam Pembukaan Gelar Budaya UNS

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan di berbagai wilayah Indonesia pada periode 15 hingga 21 Mei 2026....

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan denda administratif, penerimaan hasil pajak, serta lahan kawasan hutan hasil penguasaan kembali negara di Kompleks...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, mengaku sangat kecewa usai dituntut 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membenarkan bahwa terpidana kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Ferdy Sambo, saat ini tengah menjalani...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya penanaman nilai integritas di lingkungan pendidikan sebagai fondasi pembentukan karakter generasi penerus bangsa. Menurutnya, lembaga...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menolak gugatan terkait kuota internet hangus yang diajukan terhadap ketentuan dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Dalam putusannya, MK menyatakan permohonan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat langkah pemberdayaan masyarakat melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), perluasan perlindungan sosial, serta percepatan pengentasan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, menyoroti dinamika pasar modal dan pasar uang di Indonesia yang dinilainya sedang berada dalam...

Advertisement