Newestindonesia.co.id, Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dua rudal balistik dan tiga drone yang disebut diluncurkan dari wilayah Iran pada Jumat (8/5) waktu setempat. Insiden tersebut menyebabkan sedikitnya tiga orang mengalami luka-luka di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Dilansir melalui Al Arabiya dan The National, Kementerian Pertahanan UEA menyatakan serangan udara itu berhasil dihalau sebelum mencapai target yang dituju. Dalam pernyataan resminya, otoritas pertahanan menyebut sistem pertahanan udara negara itu “berhasil mencegat dan menghancurkan” ancaman yang masuk ke wilayah udara UEA.
Meski demikian, serpihan dari hasil pencegatan dilaporkan tetap menimbulkan korban luka. Sedikitnya tiga orang mengalami cedera dan langsung mendapatkan penanganan medis. Hingga kini belum dijelaskan secara rinci lokasi jatuhnya serpihan maupun identitas korban.
Serangan terbaru ini menambah daftar eskalasi keamanan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, UEA juga melaporkan berhasil mencegat sedikitnya 15 rudal dan empat drone yang disebut berasal dari Iran pada awal pekan ini. Dalam insiden tersebut, tiga orang juga dilaporkan mengalami luka-luka.
Kementerian Pertahanan UEA menegaskan pihaknya terus meningkatkan kesiagaan menghadapi ancaman udara. Sistem pertahanan disebut “secara aktif terlibat” dalam menghadapi ancaman rudal dan UAV atau drone yang masuk ke wilayah negara tersebut.
Di sisi lain, Iran sebelumnya membantah terlibat dalam serangan terhadap wilayah UEA. Pemerintah Iran juga memperingatkan Abu Dhabi agar tidak bekerja sama dengan pihak yang dianggap sebagai musuh Teheran di kawasan Timur Tengah.
Ketegangan antara Iran dan sejumlah negara di kawasan Teluk terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Situasi tersebut memicu kekhawatiran internasional terkait potensi meluasnya konflik regional, terutama di jalur strategis Teluk Persia dan Selat Hormuz yang menjadi pusat distribusi energi dunia.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


