Newestindonesia.co.id, Pemerintah Spanyol memastikan seluruh penumpang kapal pesiar mewah yang terdampak wabah hantavirus akan dipulangkan ke negara asal masing-masing setelah kapal tersebut tiba di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol.
Menteri Kesehatan Spanyol Monica Garcia mengatakan seluruh penumpang yang masih berada di kapal saat ini dilaporkan tidak menunjukkan gejala penyakit. Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Cape Verde dan dijadwalkan bersandar di Tenerife dalam beberapa hari ke depan.
Garcia menegaskan bahwa penumpang non-Spanyol tidak diwajibkan menjalani karantina di wilayah Spanyol. Namun, proses pemantauan kesehatan lanjutan akan menjadi tanggung jawab pemerintah negara asal masing-masing penumpang.
“Penumpang asing akan dipulangkan ke negara mereka tanpa perlu menjalani karantina di Spanyol,” demikian pernyataan yang disampaikan otoritas kesehatan Spanyol dikutip melalui Reuters, Kamis (7/5/2026).
Sementara itu, sebanyak 14 warga negara Spanyol yang berada di kapal akan diterbangkan ke Madrid untuk menjalani karantina di fasilitas rumah sakit militer sebagai langkah pencegahan.
Pemerintah Spanyol menyatakan langkah tersebut diambil untuk memastikan tidak terjadi penyebaran virus lebih luas, terutama setelah wabah di kapal pesiar itu dilaporkan telah menimbulkan korban jiwa.
Menurut laporan Reuters, kapal pesiar MV Hondius membawa sekitar 150 orang dari berbagai negara. Wabah yang terjadi di kapal tersebut dikaitkan dengan strain Andes hantavirus, salah satu jenis hantavirus yang dalam kasus langka dapat menular antar manusia melalui kontak erat.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga disebut ikut melakukan koordinasi dengan pemerintah Spanyol terkait proses evakuasi dan penanganan medis para penumpang. Otoritas kesehatan internasional menilai Kepulauan Canary memiliki fasilitas kesehatan yang memadai untuk menangani situasi tersebut.
Di sisi lain, keputusan pemerintah pusat Spanyol mengizinkan kapal bersandar di Tenerife memicu penolakan dari pemimpin regional Kepulauan Canary, Fernando Clavijo. Ia menilai pemerintah pusat belum memberikan informasi teknis yang cukup untuk menjamin keamanan masyarakat setempat.
Meski demikian, pemerintah Spanyol tetap melanjutkan rencana penerimaan kapal dengan alasan kemanusiaan serta kesiapan fasilitas medis di wilayah tersebut.
Hantavirus sendiri merupakan virus yang umumnya ditularkan melalui paparan urin, air liur, atau kotoran hewan pengerat yang terinfeksi. Penyakit ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan serius dan memiliki tingkat kematian tinggi pada kasus tertentu.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


