Newestindonesia.co.id, Gunung Kanlaon di wilayah tengah Filipina kembali mengalami erupsi pada Selasa, 5 Mei 2026. Letusan tersebut menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 800 meter ke udara dan memicu kewaspadaan otoritas setempat.
Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina atau Philippine Institute of Volcanology and Seismology (Phivolcs) menyatakan erupsi terjadi tidak lama setelah waktu subuh. Abu vulkanik dilaporkan bergerak ke arah barat mengikuti arah angin.
Meski terjadi erupsi, pemerintah Filipina memutuskan untuk tetap mempertahankan status siaga Level 2 di kawasan Gunung Kanlaon. Status tersebut menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang masih berpotensi berkembang sewaktu-waktu.
“Status siaga level 2 juga masih diberlakukan, menandakan meningkatnya gejolak aktivitas vulkanik,” demikian pernyataan Phivolcs seperti dikutip Anadolu, Selasa 5 Mei 2026.
Berdasarkan laporan pemantauan terbaru, dalam 24 jam terakhir Gunung Kanlaon mengalami beberapa kali emisi abu vulkanik dan gempa vulkanik. Selain itu, terjadi peningkatan kadar sulfur dioksida disertai pembengkakan permukaan tanah di sekitar gunung api tersebut.
Otoritas setempat pun mengeluarkan peringatan kepada masyarakat agar tidak memasuki zona bahaya permanen dalam radius empat kilometer dari kawah gunung. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya erupsi susulan secara tiba-tiba.
Gunung Kanlaon merupakan salah satu gunung api paling aktif di Filipina dan berada di Pulau Negros. Gunung ini termasuk bagian dari jalur Cincin Api Pasifik atau Pacific Ring of Fire yang dikenal memiliki aktivitas seismik dan vulkanik tinggi.
Menurut data historis, Gunung Kanlaon telah mengalami puluhan kali erupsi sejak abad ke-19. Aktivitas vulkaniknya terus dipantau secara ketat oleh Phivolcs guna mengantisipasi dampak yang dapat mengancam keselamatan warga di sekitar kawasan gunung.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


