Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Trump Optimistis Soal Iran, Tegaskan AS Akan Menyerang Lagi Jika Tak Ada Kesepakatan

DAVOS, SWISS - 22 Januari: Memar terlihat di punggung tangan kiri Presiden AS Donald Trump selama upacara penandatanganan "Dewan Perdamaian" di Forum Ekonomi Dunia (WEF) pada 22 Januari 2026 di Davos, Swiss. "Dewan Perdamaian" yang didukung AS ini dimaksudkan untuk mengelola gencatan senjata yang rapuh di Jalur Gaza setelah perang antara Israel dan Hamas. Susunan akhir dewan tersebut belum dikonfirmasi. (Foto oleh Chip Somodevilla/Getty Images)
DAVOS, SWISS - 22 Januari: Memar terlihat di punggung tangan kiri Presiden AS Donald Trump selama upacara penandatanganan "Dewan Perdamaian" di Forum Ekonomi Dunia (WEF) pada 22 Januari 2026 di Davos, Swiss. "Dewan Perdamaian" yang didukung AS ini dimaksudkan untuk mengelola gencatan senjata yang rapuh di Jalur Gaza setelah perang antara Israel dan Hamas. Susunan akhir dewan tersebut belum dikonfirmasi. (Foto oleh Chip Somodevilla/Getty Images)

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan optimistis bahwa kesepakatan dengan Iran masih sangat mungkin tercapai di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Namun, Trump juga memperingatkan bahwa Amerika Serikat siap melancarkan serangan lanjutan apabila upaya diplomasi tersebut gagal membuahkan hasil.

Pernyataan itu disampaikan Trump saat berbicara kepada wartawan di Gedung Putih. Ia menegaskan pemerintahannya masih membuka jalur negosiasi dengan Teheran, terutama terkait isu nuklir dan stabilitas kawasan.

Trump mengatakan dirinya melihat peluang besar bagi kedua negara untuk mencapai titik temu. Menurut dia, komunikasi yang berlangsung sejauh ini menunjukkan perkembangan positif.

“Iran ingin membuat kesepakatan,” kata Trump dalam pernyataannya, dikutip melalui Reuters, Jumat (8/5/2026).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski demikian, Trump menegaskan Washington tidak akan ragu mengambil tindakan militer apabila Iran dinilai melanggar kesepakatan atau mengancam kepentingan Amerika Serikat dan sekutunya di Timur Tengah.

Dalam laporan media internasional, Trump menyebut peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran sebagai sesuatu yang “sangat mungkin”. Namun, ia menegaskan opsi serangan militer tetap berada di meja pemerintah AS.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir setelah serangkaian insiden keamanan di kawasan Teluk. Situasi tersebut turut memicu kekhawatiran dunia internasional terhadap potensi konflik terbuka yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi global, terutama jalur distribusi energi dunia.

Sementara itu, pemerintah Iran dikabarkan tengah mempelajari proposal terbaru dari Amerika Serikat. Beberapa sumber menyebut proposal tersebut berkaitan dengan pembatasan program nuklir Iran dan kemungkinan pelonggaran sanksi ekonomi terhadap Teheran.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Trump juga kembali menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Menurutnya, hal itu menjadi syarat utama dalam setiap pembicaraan antara Washington dan Teheran.

Baca juga:  Iran Kirim Peringatan Keras Ke Trump: Serangan Dibalas Lebih Besar

“Mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir,” ujar Trump.

Di sisi lain, Iran selama ini terus menegaskan bahwa program nuklirnya bertujuan damai dan bukan untuk kepentingan militer. Namun, negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat, masih menaruh kecurigaan terhadap pengembangan teknologi nuklir yang dilakukan Teheran.

Sejumlah negara di Timur Tengah juga mulai menyerukan langkah diplomatik guna mencegah eskalasi konflik lebih luas. Uni Emirat Arab dan Bahrain bahkan mendesak Dewan Keamanan PBB mengambil langkah tegas terkait perkembangan situasi kawasan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pengamat menilai pernyataan Trump menunjukkan pendekatan “dua jalur” yang kembali digunakan Washington terhadap Iran, yakni membuka ruang diplomasi sambil mempertahankan tekanan militer dan ekonomi.

Jika negosiasi berhasil tercapai, kesepakatan baru itu diperkirakan dapat meredakan ketegangan global sekaligus menjaga stabilitas harga minyak dunia. Namun apabila pembicaraan gagal, ancaman konflik berskala besar di Timur Tengah dinilai kembali terbuka.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Suasana liburan mewah di kapal pesiar MV Hondius berubah menjadi penuh ketakutan setelah wabah hantavirus merebak di tengah pelayaran. Sejumlah penumpang mengaku mengalami...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk segera mengambil langkah tegas menyusul serangan Iran terhadap...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pengadilan banding Korea Selatan mengurangi hukuman penjara terhadap mantan Perdana Menteri Han Duck-soo dalam kasus deklarasi darurat militer yang mengguncang negeri tersebut. Vonis...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di sejumlah SPBU milik BUMN maupun swasta mendapat perhatian dari Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno....

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Spanyol memastikan seluruh penumpang kapal pesiar mewah yang terdampak wabah hantavirus akan dipulangkan ke negara asal masing-masing setelah kapal tersebut tiba di...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pengakuan dua pekerja migran Indonesia (PMI) yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Arab Saudi menghebohkan media sosial. Kedua perempuan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Rusia kembali melancarkan serangan ke wilayah Ukraina meski sebelumnya mengumumkan rencana gencatan senjata sepihak selama dua hari. Serangan terbaru terjadi di kota Zaporizhzhia,...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Gunung Kanlaon di wilayah tengah Filipina kembali mengalami erupsi pada Selasa, 5 Mei 2026. Letusan tersebut menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 800...

Advertisement