Newestindonesia.co.id, Iran menegaskan tidak akan tunduk terhadap ancaman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait rencana blokade di Selat Hormuz. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara setelah gagalnya perundingan damai.
Sikap tegas tersebut disampaikan otoritas Iran sebagai respons atas langkah agresif Washington yang berencana memblokade jalur strategis pengiriman minyak dunia itu.
“Iran tidak akan tunduk pada ancaman,” demikian pernyataan resmi pihak Iran, menegaskan posisi mereka terhadap tekanan yang diberikan oleh AS.
Iran juga menegaskan bahwa setiap langkah militer atau upaya pemaksaan di kawasan tersebut akan mendapat respons tegas.
Dilansir melalui WSJ (13/4), Ketegangan meningkat setelah Trump mengumumkan rencana blokade Selat Hormuz menyusul kegagalan negosiasi damai antara kedua negara di Islamabad. Dalam pernyataannya, Trump bahkan mengancam tindakan keras terhadap Iran jika tidak ada kesepakatan.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak global, sehingga setiap gangguan di kawasan ini berpotensi mengguncang pasar energi dunia.
Iran melalui Garda Revolusi juga memperingatkan bahwa setiap kehadiran militer asing di wilayah tersebut akan dianggap sebagai tindakan permusuhan.
“Iran akan memberikan respons kuat,” demikian peringatan yang disampaikan terkait kemungkinan implementasi blokade oleh AS.
Para analis menilai, langkah blokade yang direncanakan AS berisiko memicu konflik lebih luas di kawasan Timur Tengah. Selain itu, kebijakan tersebut juga berpotensi mendorong lonjakan harga minyak global secara signifikan.
Situasi ini menjadi kelanjutan dari konflik yang telah berlangsung sejak awal 2026, ketika Iran sempat menutup Selat Hormuz sebagai respons terhadap serangan militer AS dan sekutunya.
Meski sebelumnya sempat ada upaya gencatan senjata dan pembukaan sementara jalur pelayaran, ketegangan kembali meningkat seiring kegagalan perundingan terbaru.
Hingga kini, komunitas internasional terus menyerukan penahanan diri dari kedua pihak guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas dan berdampak pada stabilitas global.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login