Hasil Tes Urine YouTuber Andra ST Dan Robby Pantjoro Usai Kecelakaan McLaren Di Sukoharjo Terungkap, Ini Detailnya

mclaren-terbelah-1783483386562_169

Kondisi mobil McLaren 720 S milik Andra ST saat di Pos Lantas Grogol Polres Sukoharjo, Rabu (8/7/2026). (Agil Trisetiawan Putra/detikJateng)

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Konten kreator gim kenamaan, Febrian Paundra Alditama (21) yang populer dengan nama Andra ST, bersama penumpangnya, Robby Adel Pantjoro (21), telah menjalani pemeriksaan tes urine oleh pihak kepolisian. Langkah ini diambil guna mendalami penyebab kecelakaan tunggal berskala besar yang melibatkan mobil mewah McLaren 720S milik sang YouTuber di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Berdasarkan pemeriksaan medis yang dilakukan oleh jajaran Satlantas Polres Sukoharjo, hasil tes urine terhadap pengemudi dan penumpang mobil supercar tersebut dinyatakan bersih dari zat-zat terlarang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Ardian, mengonfirmasi bahwa baik Andra ST maupun Robby, warga Jakarta Timur yang berada di dalam mobil saat insiden, tidak terindikasi mengonsumsi narkoba maupun minuman beralkohol sebelum berkendara.

“Sudah dilaksanakan tes urine (terhadap Andra dan Robby). Hasilnya sudah keluar, negatif semua. Tidak ada kandungan zat adiktif maupun obat-obatan (alkohol dan narkotika),” ujar Iptu Ardian saat dihubungi, Kamis (9/7/2026) dikutip melalui detikJateng.

Insiden kecelakaan tunggal itu sendiri terjadi di ruas jalan Solo-Wonogiri, tepatnya di kawasan Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Benturan keras dalam kecelakaan tersebut mengakibatkan bodi mobil mewah seharga miliaran rupiah itu ringsek parah hingga terbelah.

Pasca-kejadian dan pemeriksaan awal, polisi menyampaikan bahwa kondisi kesehatan Andra ST sudah berangsur membaik dan diperbolehkan meninggalkan fasilitas kesehatan. Saat ini, sang YouTuber diketahui sudah diizinkan pulang ke rumah untuk menjalani proses rawat jalan.

Meskipun hasil tes urine menunjukkan hasil negatif, pihak kepolisian menegaskan bahwa proses investigasi dan penyelidikan terhadap insiden ini akan terus berjalan. Satlantas Polres Sukoharjo masih mengumpulkan bukti-bukti pendukung di lapangan serta memeriksa sejumlah saksi mata di lokasi kejadian guna mengungkap kronologi pasti runtutan kecelakaan.

Baca juga:  Begini Tampang 6 Mahasiswa Jadi Tersangka Demo Anarkis Di Depan Kantor Kemenpora

“Sementara baru dua saksi yang kami minta klarifikasi, kemungkinan masih bertambah nantinya. Penyebab kecelakaan masih perlu pendalaman,” tutur Iptu Ardian menambahkan.

Selain berfokus pada penyebab utama kecelakaan dan laju kendaraan, polisi kini juga tengah mendalami laporan mengenai hilangnya telepon genggam (ponsel) milik kedua korban sesaat setelah kecelakaan tragis tersebut terjadi.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement