Diduga Rebutan Jalur, Pria Di Jakarta Utara Rusak Spion Dan Wiper Mobil Warga

pria-di-jakut-rusak-spion-dan-wiper-mobil-dok-screenshot-1783609992553_43

Foto: Pria di Jakarta Utara (Jakut) rusak spion dan wiper mobil (dok. screenshot)

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Jagat media sosial dihebohkan dengan aksi seorang pria yang nekat merusak sebuah mobil di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Keributan jalanan yang terekam kamera tersebut kini tengah diusut oleh pihak kepolisian.

Merespons video yang beredar luas di masyarakat, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Priok langsung bergerak cepat. Petugas telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti awal serta mendalami kronologi peristiwa.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Maryati Jonggi, membenarkan bahwa anggotanya sudah melakukan langkah penanganan di lokasi kejadian. Penyidik saat ini tengah meminta keterangan dari sejumlah saksi mata yang melihat langsung insiden tersebut.

“Atas kejadian viral tersebut, Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok sudah melakukan pengecekan ke TKP,” kata Iptu Jonggi saat dimintai konfirmasi, Kamis (9/7/2026) dikutip melalui detikNews.

Berdasarkan rekaman video yang viral, tampak seorang pria mengenakan kaus berwarna hitam dan celana jins bertindak anarkis. Pria tersebut berulang kali memukul kaca spion mobil korban hingga mengalami kerusakan parah. Tidak hanya spion, bagian wiper mobil korban juga terlihat rusak, diduga akibat amukan dari terduga pelaku.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih berupaya mengidentifikasi identitas pelaku maupun pemilik mobil yang menjadi korban aksi perusakan tersebut.

“Saat ini masih dilakukan penyelidikan baik terhadap Korban maupun pelaku,” ucapnya.

Guna mempercepat proses hukum dan membuat terang duduk perkara kasus ini, Polres Metro Jakarta Utara mengimbau agar pemilik mobil yang dirugikan segera mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan resmi.

“Sampai saat ini korban belum membuat LP. Benar, korban diimbau melapor,” ujarnya.

Dipicu Rebutan Jalur

Berdasarkan informasi awal, keributan hebat di tengah jalan tersebut diduga dipicu oleh masalah sepele, yakni perselisihan antara mobil korban dan pelaku yang saling berebut jalur saat melintas.

Baca juga:  Viral Video Keributan Di Resto Bogor, Dipicu Saling Serobot Saat Antre

Berkaca dari insiden ini, pihak kepolisian menyayangkan terjadinya aksi anarkis di ruang publik. Pengendara diimbau untuk selalu menahan emosi di jalan raya guna menghindari terjadinya tindak pidana yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Jika terjadi perselisihan, masyarakat diminta menyelesaikannya secara hukum dengan melibatkan aparat kepolisian.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap tenang dan tidak terpancing emosi apabila terjadi perselisihan atau insiden di jalan. Hindari tindakan perusakan, kekerasan, maupun main hakim sendiri,” imbau Iptu Jonggi.

Ia juga menegaskan agar setiap persoalan di jalan raya diselesaikan dengan kepala dingin melalui jalur formal yang telah disediakan oleh negara.

“Apabila terjadi permasalahan, selesaikan dengan kepala dingin dan laporkan melalui layanan kepolisian 110 atau datangi kantor kepolisian terdekat agar dapat ditangani sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement