Prabowo Sampaikan Belasungkawa Mendalam Atas Gugurnya 3 Polisi Dalam Operasi Bandar Narkoba Di Kalteng

prabowo subianto

Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Biodiesel B50 bertajuk "Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional" di Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis, 9 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas gugurnya tiga personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Ketiga aparat tersebut kehilangan nyawa saat menjalankan tugas dalam operasi penggerebekan dan penangkapan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pernyataan duka cita tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo di sela-sela sambutannya dalam acara peluncuran Biosolar B50 yang berlangsung di Rest Area KM 57, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

Dalam pidatonya, Kepala Negara awalnya menekankan komitmen kuat pemerintahannya dalam menyapu bersih praktik korupsi, penyelundupan, perjudian online (judol), hingga peredaran gelap narkotika di tanah air. Prabowo menyatakan bahwa upaya penindakan terhadap berbagai kejahatan terstruktur tersebut telah mengalami kemajuan yang signifikan.

“Ya, kita harus hentikan korupsi, harus kita hentikan penyelundupan, harus kita hentikan narkotika, harus kita hentikan judol yang sebenarnya sudah banyak kemajuan. Saya dapat laporan judol dalam satu tahun sangat menurun,” ujar Prabowo di podium dikutip melalui detikNews.

Lebih lanjut, Prabowo memberikan atensi khusus pada pemberantasan narkoba yang telah merenggut nyawa para penegak hukum di lapangan. Beliau secara spesifik menyinggung insiden berdarah yang terjadi di wilayah Kalimantan Tengah dan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam bagi institusi Polri.

“Saya juga menyampaikan belasungkawa kepada kepolisian yang anggotanya gugur karena mengadakan pembersihan di sebuah kampung di Kalimantan,” kata Presiden Prabowo.

Ia menambahkan bahwa para personel tersebut gugur akibat perlawanan dari pihak-pihak yang terlibat atau berupaya melindungi lingkaran bisnis haram tersebut.

“Mereka hilang nyawa oleh mereka-mereka yang mungkin melindungi atau terlibat proses pembuatan atau penyebaran narkoba,” sambung Prabowo.

Baca juga:  Heroik! Siswi SD Klaten Pertahankan Motor Ibunya Dari Maling Meski Terseret Jauh

Tragedi berdarah di Kabupaten Katingan tersebut merenggut nyawa tiga anggota Polri saat bertugas di garda terdepan. Ketiga personel yang gugur dalam tugas mulia ini diidentifikasi sebagai Ipda Anumerta Sumariyanto, Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra, dan Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana.

Setelah seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, fokus penanganan dari otoritas keamanan kini sepenuhnya diarahkan pada penegakan hukum yang agresif. Pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk mengejar, mengusut, dan menindak tegas seluruh pihak yang diduga terlibat dalam insiden yang mengguncang Kabupaten Katingan tersebut.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement