Heroik! Siswi SD Klaten Pertahankan Motor Ibunya Dari Maling Meski Terseret Jauh

pencurian-di-klaten-1780934212742_169

A, siswi SD yang mencoba menggagalkan pencurian motor di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Senin (8/6/2026). (Achmad Husain Syauqi/detikJateng)

Newestindonesia.co.id, Keberanian luar biasa ditunjukkan seorang siswi sekolah dasar berinisial A (12) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Bocah kelas VI SD tersebut nekat mempertahankan sepeda motor milik ibunya saat hendak dicuri pelaku, bahkan hingga tubuhnya terseret sejauh sekitar satu kilometer dan mendapat ancaman dari pelaku pencurian.

Peristiwa yang mengundang perhatian publik itu terjadi pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di Dukuh Gaten, Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Aksi berani siswi tersebut menjadi sorotan karena dilakukan seorang anak yang berusaha melindungi harta milik keluarganya dari tangan pelaku kejahatan.

Menurut laporan yang dihimpun, kejadian bermula ketika dua pria datang berboncengan menggunakan sepeda motor matik. Salah satu dari mereka kemudian turun dan mengambil sepeda motor milik Reni (43), ibu dari A, yang saat itu berada di sekitar rumah.

Saat melihat motornya hendak dibawa kabur, A yang sedang bermain di luar rumah langsung berupaya menghentikan aksi pelaku. Tanpa memikirkan keselamatan dirinya, ia memegangi sepeda motor yang telah dinaiki pelaku.

Akibatnya, tubuh A ikut terbawa ketika pelaku memacu kendaraan tersebut untuk melarikan diri. Namun siswi itu tidak segera melepaskan pegangannya dan terus bertahan di atas kendaraan yang dicuri.

Bergelantungan dan Terseret Saat Kejar-kejaran

Dalam keterangannya kepada wartawan di lokasi kejadian, A menceritakan bagaimana dirinya berusaha mempertahankan motor milik sang ibu meski harus menghadapi risiko besar.

“Dua orang. Satu ambil motor, saya pegangi motor dan saya keseret. Saya lalu tengkurap di boncengan, kaki saya di footstep sampai sana,” ujar A saat menceritakan detik-detik kejadian tersebut dikutip melalui detikJateng.

Keberanian A membuat pelaku kesulitan melarikan kendaraan hasil curian. Selama perjalanan, bocah tersebut terus bergelantungan di bagian belakang motor yang dikendarai pelaku.

Baca juga:  Tega! Ayah Di Bangka Barat Perkosa Anak Tirinya Hingga Korban Melahirkan

Situasi itu berlangsung dalam kondisi yang sangat berbahaya. Selain berisiko jatuh ke jalan, A juga harus menghadapi ancaman langsung dari pelaku yang berusaha membuatnya melepaskan pegangan.

Ancaman Mengerikan dari Pelaku

Tidak hanya berusaha kabur membawa motor curian, pelaku juga sempat melontarkan ancaman kepada A yang terus bertahan di kendaraan tersebut.

Menurut pengakuan A, pelaku mengucapkan kalimat bernada intimidatif agar dirinya turun dari motor.

“Dia bilang, ‘yen ikut pakde tak dol sisan kowe mengko’,” kata A menirukan ucapan pelaku. Kalimat dalam bahasa Jawa itu berarti, “Kalau ikut saya, nanti kamu saya jual sekalian.”

Ancaman tersebut tidak langsung membuat A menyerah. Namun setelah mempertimbangkan keselamatan dirinya, ia akhirnya melepaskan pegangan dari motor yang dikendarai pelaku.

Kisah keberanian bocah tersebut kemudian menyebar luas dan menuai simpati masyarakat. Banyak warga menilai tindakan A sebagai bentuk keberanian luar biasa, meski di sisi lain sangat berbahaya apabila terjadi kecelakaan selama aksi pencurian berlangsung.

Peristiwa yang Mengundang Perhatian Publik

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan seorang anak yang berhadapan langsung dengan pelaku kejahatan. Dalam banyak kasus pencurian kendaraan bermotor, korban biasanya memilih meminta bantuan warga atau melaporkan kejadian kepada aparat kepolisian.

Namun A secara spontan memilih mempertahankan kendaraan milik keluarganya. Tindakan tersebut menunjukkan keberanian sekaligus kepedulian yang besar terhadap orang tuanya.

Meski demikian, sejumlah pihak mengingatkan bahwa keselamatan jiwa harus tetap menjadi prioritas utama ketika menghadapi tindak kriminal. Menghadang pelaku pencurian secara langsung dapat menimbulkan risiko serius, terlebih jika pelaku membawa senjata atau bertindak nekat.

Polisi Diharapkan Segera Mengungkap Pelaku

Hingga berita ini menjadi perhatian publik, kasus pencurian motor tersebut terus menjadi perbincangan di kalangan masyarakat Klaten dan pengguna media sosial. Banyak yang berharap pelaku segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca juga:  Dorong Ekspor, Kemendag Motivasi Mahasiswa Jadi Entrepreneur Global

Aksi pencurian yang disertai ancaman terhadap anak di bawah umur dinilai sebagai tindakan yang sangat meresahkan. Warga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut kasus tersebut hingga tuntas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor yang masih kerap terjadi di berbagai daerah. Di balik kejadian tersebut, keberanian seorang siswi SD bernama A menjadi cerita yang menginspirasi sekaligus mengundang keprihatinan karena harus mempertaruhkan keselamatannya demi menyelamatkan motor milik sang ibu.

(DAW)