Newestindonesia.co.id, Peristiwa penusukan terjadi di sebuah resort kawasan Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris diduga melakukan aksi brutal terhadap staf front office resort saat berada dalam kondisi mabuk.
Pelaku diketahui berinisial AM, 36. Ia diduga menyerang korban menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan penanganan medis.
Kapolres Buleleng, Ruzi Gusman, mengungkapkan bahwa pelaku diduga berada di bawah pengaruh alkohol saat kejadian berlangsung.
“Keterangan saksi menyebutkan pelaku bicara melantur dan diduga kuat dalam pengaruh alkohol,” ujar AKBP Ruzi Gusman, Rabu (7/5) dikutip melalui Radar Bali.
Insiden tersebut terjadi di area resort tempat korban bekerja. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku sempat membuat keributan sebelum akhirnya melakukan penusukan terhadap staf front office.
Setelah kejadian, aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan pelaku untuk menghindari situasi semakin memburuk. Polisi juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi saat insiden terjadi.
Kapolres menyebutkan bahwa hingga kini penyidik masih mendalami motif pelaku melakukan penyerangan tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak imigrasi terkait status keberadaan WNA tersebut di Bali.
Sementara itu, korban langsung mendapatkan pertolongan medis usai mengalami luka akibat serangan senjata tajam tersebut. Kondisi korban dilaporkan sudah mendapat penanganan intensif.
Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan wisatawan asing yang melakukan tindak kriminal di kawasan pariwisata Bali Utara. Kepolisian memastikan proses hukum terhadap pelaku akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku di Indonesia.
Polisi juga mengimbau seluruh pengelola pariwisata dan masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan wisatawan yang bertindak mencurigakan atau membahayakan keselamatan orang lain.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


