Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Dijanjikan Gaji Besar, ABK Ini Justru Diperbudak 3 Tahun di Papua

Foto: Seorang ABK korban perbudakan di perairan Mimika berhasil dievakuasi dan akan dipulangkan ke Lampung Selatan. ANTARA/HO/Relawan Dinas Sosial

Newestindonesia.co.id, Seorang anak buah kapal (ABK) menjadi korban dugaan praktik perbudakan tenaga kerja di sektor perikanan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Korban diketahui bekerja selama tiga tahun tanpa menerima upah, hingga mengalami stroke dan depresi.

Korban bernama Ismi Ali (40), warga Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Ia akhirnya berhasil dipulangkan ke kampung halamannya setelah menjalani perawatan akibat kondisi kesehatannya yang memburuk.

Kepala Dinas Sosial Lampung Selatan, Puji Sukamtodi, mengatakan kondisi korban sempat memprihatinkan saat ditemukan di Timika.

“Alhamdulillah, kondisi kesehatan Ismi telah membaik setelah mendapatkan perawatan yang dibantu para relawan sosial Kabupaten Mimika. Hari ini Ismi dipulangkan. Ia berangkat dari Mimika pukul 10.00 WIT dan akan tiba di Lampung sekitar pukul 20.00 WIB,” kata Puji dikutip melalui Antara.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, proses pemulangan telah dilakukan dengan memenuhi seluruh persyaratan, termasuk kelayakan untuk melakukan perjalanan udara.

Dijanjikan Gaji Besar, Berujung Kerja Paksa

Kasus ini bermula ketika korban tergiur tawaran pekerjaan sebagai ABK melalui media sosial. Ia dijanjikan upah besar oleh pihak yang diduga sebagai calo tenaga kerja.

Namun kenyataannya jauh berbeda. Selama tiga tahun bekerja di kapal ikan, Ismi tidak pernah menerima gaji.

“Ismi sudah bekerja selama tiga tahun dan belum pernah menerima upah. Alat komunikasinya juga diambil oleh pihak calo yang mengantarkannya ke Jakarta,” ujarnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tak hanya itu, korban juga kehilangan akses komunikasi, sehingga tidak dapat meminta bantuan selama berada dalam kondisi kerja paksa.

Melarikan Diri Demi Bertahan Hidup

Karena tidak sanggup lagi bertahan, Ismi akhirnya nekat melarikan diri dari kapal tempatnya bekerja. Ia kemudian bersembunyi di wilayah Timika hingga akhirnya ditemukan dan ditolong.

Baca juga:  Tangan Pekerja Tersangkut Di Mesin Giling Daging, Damkar Blitar Evakuasi Selama 1 Jam

“Karena tidak mampu lagi bertahan dalam jerat kerja paksa di kapal tangkap ikan di perairan Papua, Ismi nekat melarikan diri dari kapal dan bersembunyi di Timika,” kata Puji.

Setelah menerima laporan, Dinas Sosial Lampung Selatan langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keberadaan korban.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Relawan sosial di Kabupaten Mimika kemudian menjemput Ismi dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Setelah kondisinya membaik, proses pemulangan segera dilakukan.

Alami Stroke dan Depresi

Selama menjadi korban kerja paksa, Ismi dilaporkan mengalami gangguan kesehatan serius, termasuk stroke dan gejala depresi.

Kondisi ini diduga akibat tekanan fisik dan mental selama bekerja tanpa upah dalam waktu lama.

Kasus ini juga menambah daftar panjang dugaan praktik eksploitasi tenaga kerja di sektor perikanan, khususnya yang melibatkan jaringan perekrut ilegal.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Imbauan untuk Masyarakat

Pemerintah daerah mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan, terutama yang menjanjikan penghasilan besar tanpa kejelasan.

“Kejadian ini menjadi pengingat bahwa masyarakat harus lebih berhati-hati dalam menerima informasi, khususnya terkait lowongan pekerjaan, serta tidak mudah percaya pada janji atau iming-iming yang tidak masuk akal,” tuturnya.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang untuk memperketat pengawasan terhadap praktik perekrutan tenaga kerja, terutama di sektor informal dan perikanan.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi mengamankan tiga warga negara Australia berinisial ZA, DTL, dan JVD terkait kasus masuk ilegal ke wilayah Indonesia melalui Merauke,...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah cepat dengan mengerahkan personel tambahan ke wilayah Papua Tengah dan Maluku Utara guna memperkuat keamanan dan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aparat TNI berhasil menguasai markas kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, setelah terjadi kontak tembak di lokasi tersebut....

Regional

Newestindonesia.co.id, Aparat gabungan TNI dan Polri kembali melakukan tindakan tegas terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Seorang anggota KKB pimpinan Aibon Kogoya dilaporkan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kejaksaan Negeri Batam mengajukan upaya hukum banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Batam terhadap enam terdakwa dalam perkara penyelundupan narkotika jenis sabu...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Arfian menyampaikan permohonan maaf setelah sebelumnya menuntut hukuman mati terhadap Fandi Ramadhan, seorang anak buah kapal (ABK) asal...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aparat dari Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil menangkap seorang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) bernama Philip Kobak alias Nenak Kobak di Kabupaten...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aparat gabungan melalui Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil mengungkap dalang di balik penembakan maut yang terjadi di kawasan tambang PT Freeport Indonesia (PTFI),...

Advertisement